PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Pemerintah Kota Bengkulu terus memacu optimalisasi penerimaan sektor pajak dengan memperluas penerapaan teknologi digital.
Pemkot Bengkulu melalui Badan Pendapatan Daerah menargetkan pemasangan sebanyak 130 unit tapping box atau alat perekam transaksi pada sejumlah objek pajak daerah hingga Desember 2026 mendatang.
Langkah ini menjadi strategi penting untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat transparansi data penerimaan pajak.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, Noni Yuliesti, mengungkapkan bahwa perluasan jaringan alat pemantau transaksi tersebut menyasar berbagai sektor usaha potensial di wilayah Kota Bengkulu, seperti hotel, restoran, rumah makan, kafe, hingga tempat hiburan.
"Sekarang kita mulai memasang tapping box dan targetnya tahun ini kita pasang 130 tapping box di Kota Bengkulu," ujar Noni Yuliesti, Senin (7/9/2026).
Pemasangan alat ini berfungsi merekam seluruh transaksi penjualan yang terhubung langsung dengan mesin kasir para pelaku usaha. Penggunaan sistem digital tersebut dinilai efektif menekan potensi kebocoran pajak secara signifikan, karena omzet harian pelaku usaha dapat terekam dan terpantau secara langsung sebagai acuan perhitungan pajak daerah yang akurat.
Guna memastikan seluruh perangkat berjalan optimal, Bapenda Kota Bengkulu menerjunkan tim gabungan yang melibatkan unsur Bank Bengkulu serta vendor penyedia tapping box. Tim ini bertugas melakukan pengawasan berkala dan menangani perangkat yang terdeteksi tidak aktif atau mengalami kendala teknis.
Tapping box yang terpasang saat ini telah terintegrasi dengan sistem pemantauan digital secara real-time. Keunggulan sistem ini memungkinkan petugas mendeteksi potensi gangguan teknis dari pusat data tanpa harus menunggu laporan dari pemilik usaha. Hasil evaluasi sementara menunjukkan mayoritas perangkat yang sempat mengalami gangguan telah berhasil diperbaiki dan kembali beroperasi normal.
Pemasangan 130 unit tapping box pada tahun ini merupakan kelanjutan dari program digitalisasi pajak daerah Pemkot Bengkulu. Pada tahun 2024 lalu, Bapenda Kota Bengkulu telah merealisasikan pemasangan 150 unit alat serupa.
Dengan penambahan unit baru di tahun 2026, Pemkot optimistis tingkat kepatuhan wajib pajak akan semakin meningkat sehingga realisasi target PAD Kota Bengkulu dapat tercapai secara maksimal.