PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Suasana penuh keakraban dan kehangatan mewarnai Gala Dinner Malam Pesona Bumi Merah Putih yang digelar Bank Bengkulu selaku tuan rumah Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII 2028, Kamis malam (20/8/2026).
Kegistan yang berlangsung di kawasan bersejarah Benteng Marlborough tersebut dihadiri para pimpinan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dari berbagai provinsi di Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda).
Turut hadir Walkota Bengkulu Dedy Wahyudi, jajaran Forkopimda Kota Bengkulu, Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, Ketua Asbanda Agus Widodo, Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi, serta para direktur ulama, direksi, pimpinan divisi, pimpinan cabang dan jajaran BPD se-Indonesia.
Sejumlah BPD yang hadir di antaranya Bank Sulteng. Bank Kalteng, BPD Bali, Bank BJB, Bank Kaltimara, Bank Jetim, Bank Maluku Malut, BSG, Bank Sultra, Bank Papua, Bank Kalsel, Bank Banten, Bank NTB, Bank Nagari, Bank Jakarta, Bank Sumselbabel, Bank NTT, Bank Sumut, Bank Jambi, Bank Jateng, Bank Kalber, Bank Aceh, BRK Syariah dan sejumlah BPD lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wafikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyambut hangat kedatangan para pimpinan dan delegasi BPD dari seluruh Indonesia. Ia memanfaatkan momen tersebut untuk memperkenalkan sejarah panjang Kota Bengkulu sekaligus potensi wisata yang dimiliki daerah berjuluk Bumi Merah Putih tersebut.
Dedy mengisahkan sejarah Benteng Marlborough yang menjadi lokasi pelaksanaan gala dinner. Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut sengaja dilakukan agar para tamu tidak hanya menikmati jamuan makan malam, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung berada di salah satu situs sejarah penting di Kota Bengkulu.
"Kalau di hotel sudah biasa. Kalau bicara tempat yang megah dan mewah, para direktur ini sudah biasa di hotel bintang lima, bahkan hotel di luar negeri juga sudah terbiasa," ujar Dedy.
Karena itu, Uedy bersama pihak Bank Bengkulu sepakat memilih Benteng Marlborough sebagai lokasi gala dinner.
"Kami ingin membuat kesan. Saya berkeyakinan ini akan menjadi kesan bagi Bapak libu semua, makan malam gala dinner di tempat yang ratusan tahun didinkan oleh Inggris. Ini adalah benteng terbesar di Asia Tenggara," lanjutnya.
Selain memperkenalkan Benteng Marlborough, Dedy juga menjelaskan perubahan branding pariwisata Kota Bengkulu dari yang sebelumnya dikenal sebagai Bumi Rafflesia menjadi Bumi Menah Putih.
Menurut Dedy, perubahan tersebut bukan sekadar pergantian slogan, tetapi bagian dari upaya mengangkat sejarah Bengkulu yang memiliki kaitan kuat dengan perjalanan bangsa Indonesia.
"Dulu Kota Bengkulu dikenal dengan Bumi Rafflesia, sekarang kami rebranding menjadi Bumi Merah Putih," katanya.
Dedy menjelaskan, Bengkulu memiliki sejarah penting dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia. Salah satunya melalui sosok Fatmawali Soekarmo, putri Bengkulu yang kemudian menjadi ibu Negara pertama Republik Indonesia dan dikenal sebagai sosok yang menjahit Sang Saka Merah Putih.
"Sang Saka Merah Puhih itu dijahit oleh tangan putri Bengkulu. Beliau adalah Ibu Negara pertama, Ibu Fatmawati Soekamo. Oleh karena itu, untuk mengangkat nama beliau, kami melakukan rebranding promosi wisata dari Bumi Rafflesia menjadi Bumi Merah Puhih," jelasnya.
Dedy berharap para tamu yang datang dari berbagai daerah tersebut dapat membawa pengalaman dan cerita tentang Bengkulu ketika kembali ke daerah masing-masing.
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi antar-BPD, menurut Dedy, kegiatan nasional seperti Undian Nasional Tabungan Simpeda juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kota Bengkulu.
la menyebut kedatangan para pimpinan dan delegasi BPD dari seluruh Indonesia akan memberikan efek berganda bagi sektor hotel, kuliner, transportasi hingga UMKM.
"Alhamdulillah, banyak sekali yang hadir ke Kota Bengkulu di acara ini. Nanti mereka akan menginap di hotel, mereka berbelanja, uang berputar," ujar Dedy.
la menegaskan. Pemenintah Kota Bengkulu akan terus mendorong dan menghadirkan berbagai kegiatan bersikala nasional untuk meningkatkan kunjungan ke daerah.
"Memang kita akan perbanyak event-event nasional di Kota Bengkulu," tegasnya.
(2023).
"Besok juga ada undian simpeda tingkat nasional dan itu pertama kali sejak kegiatan Asbanda ini ada di Bengkulu," ungkapnya.
Gala Dinner Malam Pesana Bumi Merah Puh pun menjadi momentum strategis bagi Kota Bengkulu untuk menunjukkan wajah daerah kepada para tamu dari berbagai penjuru Indonesia, sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya dan potensi paniwisata Bengkulu di tingkat nasional.