Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Kebakaran Pengantungan: Dukcapil Terbitkan Puluhan KTP, KK, dan KIA Baru untuk Korban

 

PedomanBengkulu.com, Bengkulu-  Pemerintah Kota Bengkulu bergerak cepat dalam membantu warga yang terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Pengantungan.

Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), pemerintah daerah memastikan seluruh dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) milik para korban yang hangus terbakar langsung diterbitkan ulang.
Langkah ini diambil untuk meringankan beban para korban. Dokumen penting seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), hingga Kartu Identitas Anak (KIA) menjadi prioritas utama agar warga bisa segera mengurus bantuan lainnya dan mengakses layanan publik tanpa hambatan.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu Widodo menyampaikan bahwa jajarannya langsung turun tangan mendata dan memproses pencetakan ulang dokumen warga begitu mendapat informasi mengenai musibah tersebut. Saat ini, puluhan dokumen baru sudah berhasil diterbitkan dan siap diserahkan kepada yang berhak.

"Kami dari Dinas Dukcapil Kota Bengkulu berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan prima, terutama dalam kondisi darurat seperti ini. Seluruh dokumen adminduk para korban yang terbakar dipastikan kami terbitkan ulang secara gratis dan cepat," ujar Widodo, Kamis (20/8/26).

Hingga saat ini, Dinas Dukcapil Kota Bengkulu mencatat telah menyelesaikan pencetakan puluhan dokumen adminduk untuk warga Pengantungan. Berdasarkan data terbaru, dokumen yang sudah selesai dicetak ulang meliputi 23 lembar KTP, 8 berkas Kartu Keluarga, dan 4 kartu KIA.

“Pihak kami telah menerbitkan ulang KTP sebanyak 23 fisik, KK 8 berkas, dan KIA sebanyak 4 kartu. Proses ini kami lakukan dengan sistem jemput bola agar masyarakat yang sedang tertimpa musibah tidak perlu lagi dibebani dengan urusan biokrasi,” tambah Widodo.

Pemerintah Kota Bengkulu berharap dengan adanya penerbitan ulang dokumen kependudukan ini, masyarakat terdampak bisa sedikit terbantu dalam memulihkan kondisi pasca-bencana, terutama untuk keperluan pemenuhan hak-hak administratif dan bantuan sosial ke depan.