Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

42 Kasus Malaria Terdeteksi

Nunung Tri Mulyanti IREJANG LEBONG, PB - Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong belakangan merilis jika terhitung sejak bulan Januari hingga Oktober tahun 2016 ini terdapat sebanyak 42 kasus penyakit malaria.

Dikatakan Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan pada Dinas kesehatan Rejang Lebong, Nunung Trimulyanti, 42 kasus malaria ini tersebar di empat kecamatan.

"Kita melakukan blood survey atau pendataan terhadap kasus malaria di kabupaten Rejang Lebong. Dasar kita melakukan blood survey dikarenakan data dari Januari hingga Oktober kasus malaria di Kabupaten Rejang Lebong mengalami peningkatan, saat ini ada sebanyak 42 kasus," jelas Nunung saat ditemui Rabu (2/11/2016).

Rinciannya, lanjut Nunung, berasal dari Puskesmas Kota Padang, Puskesmas PUT dan Puskesmas Kepala Curup dan Beringin Tiga. Dan terbanyak di Desa Kepala Curup dan Desa Taba Padang yakni sebanyak enam kasus. Jenisnya sendiri malaria plasmodium dan vivax.

Dikatakan Nunung, Kabupaten RL sebelumnya telah mendapatkan sertifikat eliminasi sebaran malaria. Sehingga saat ini pihaknya tengah melakukan sejumlah tindakan diantaranya tindakan dini kasus positif malaria, melakukan pengobatan terhadap orang yang terindikasi malaria, kemudian penyelidikian secara Epidemiologi yang tujuannya untuk penyembuhan malaria dan mencegah kematian atau mencegah kejadian kejadian luar biasa.

Ditambahkan Nunung, saat ini pihaknya tengah melakukan pengambilan sampel terkait sebaran malaria yang dilakukan di Desa Taba Padang Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT).

Dipilihnya desa tersebut karena Desa Taba Padang berbatasan langsung dengan provinsi Sumatera selatan dan cuacanya berbedanya dengan seluruh wilayah lainnya di Kabupaten RL. Selain itu juga kondisi alamnya banyak pohon karet dan sawit yang menyebabkan kasus malaria terbanyak di daerah tersebut.

"Saat ini kita telah melakukan pengambilan sampel sebanyak 500 sampel baik dari kalangan remaja maupun dewasa di desa tersebut. Dalam pengambilan sampel ini kita bekerjasama dengan pihak Labkesda Curup agar sampel darah yang sudah terkumpul akan di analisis oleh pihak Labkesda tersebut," kata Nunung. [Ifan]