PedomanBengkulu.com, Lebong - Pimpinan dan pejabat di Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong informasinya diduga terjaring dalam operasi Tim Pengamanan (PAM) Sumber Daya Organisasi (SDO) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu. Adapun pimpinan dan pejabat Kejari Lebong yang diamankan Tim PAM SDO, meliputi Kepala Kejari, Kasi Pidsus, Kasubsi Pidum dan satu PNS Kejari Lebong.
Belum diketahui pasti terkait dalam permasalahan apa, yang menjadi alasan Tim PAM SDO Kejati Bengkulu, melaksanakan operasi pada jajaran Adyaksa Kabupaten Lebong tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, Pimpinan dan pejabat Kejari Lebong yang diamankan Tim PAM SDO pada Rabu (10/6/2026) di Kota Bengkulu dan sudah diterbangkan ke Kejaksaan Agung di Jakarta.
Untuk diketahui, Tim PAM SDO
merupakan satuan khusus di lingkungan Kejaksaan yang bertugas mengawasi, mengamankan, dan menindak oknum internal yang menyalahgunakan wewenang, serta memberantas praktik jaksa nakal, termasuk jaksa gadungan yang meresahkan masyarakat.
Meskipun informasi pengamanan pimpinan dan pejabat Kejari Lebong Tim PAM SDO, sudah santer ditengah masyarakat. Bahkan menjadi pembicaraan hangat di kalangan sejumlah pegawai Pemkab Lebong.
Namun kabar tersebut mendapat bantahan dari pihak Kejari Lebong, melalui Kasi Intel Kejari Lebong, Harold Marnangkoko Marbungaran Marhara Manurung, SH MH, saat dikonfirmasi PedomanBengkulu.com, Kamis (11/06/2026) siang.
Kasi Intel Harold memastikan bahwa informasi Kajari, Kasi Pidsus, Kasubsi Pidum dan satu orang PNS Kejari Lebong diamankan oleh Tim PAM SDO tersebut tidak benar. Selain itu, Kasi Intel menyebutkan bahwa nama-nama yang disebutkan, saat ini sedang berada di Jakarta mengikuti Diklat di Kejagung.
"Tidak ada bang (Operasi Tim PAM SDO,red). (Kajari, Kasi Pidsus, Kasubsi Pidum dan PNS Kejari Lebong) sedang ada Diklat di Jakarta," singkatnya.[spy]