Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Warga Malabero Dukung Alih Fungsi Mess Pemda Jadi Kantor Walikota: “Selama Ini Jadi Sarang Hantu dan Kejahatan"

 

PedomanBengkulu,.com, Bengkulu - Rencana pembangunan gedung eks Mess Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Bengkulu meniadi Kantor Walikota Bendakulu mencuri nerhatian nuhlik

Meski pro dan kontra sempat bergulir, dukungan mengalir deras dari masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar aset terbengkalai tersebut.

Kawasan pesisir Malabero yang dikenal sebagai bagian dari sejarah “Kota Tua” Bengkulu menyambut baik langkah strategis ini. Warga menilai, pemanfaatan kembali gedung ini akan membawa dampak positif yang besar, baik dari sisi keamanan lingkungan maupun peningkatan roda perekonomian lokal.

Dukungan tersebut salah satunya diutarakan oleh Ketua RT 10, RW 04, Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu Rully Saputra. Ia menyatakan setuju secara penuh terhadap rencana pemindahan pusat kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu ke fasilitas milik negara tersebut.

"Apabila Mess Pemda ini dijadikan Kantor Walikota Bengkulu, saya dan warga sangat setuju karena ada asas kemanfaatannya,. Terus perekonomian masyarakat di sini akan bertumbuh lagi, karena Malabero ini Kota Tua," ujarnya pada Kamis (15/10/2026).

Bukan tanpa alasan, kondisi gedung eks Mess Pemda tersebut dilaporkan telah mengalami kerusakan parah karena bertahun-tahun ditinggalkan tanpa pengelola. Selain pemberosan anggaran negara, kekosongan bangunan megah ini justru memicu kerawanan sosial di tengah pemukiman warga.

"Yang jelas sangat setuju karena ada manfaatnya kalau ditunggu (ditempati) Mess Pemda itu. Selama ini terbengkalai, suram, jadi sarang hantu, sarang kejahatan," tegas sang Ketua RT.

Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan telah memberikan "lampu hijau" dengan menyerahkan atau menghibahkan aset tersebut kepada pihak Pemkot Bengkulu demi mengoptimalkan fungsi bangunan pelayanan publik.

Meskipun sempat muncul kendala regulasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta dinamika perdebatan di internal DPRD Kota Bengkulu mengenai anggaran renovasi, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi dan sejumlah tokoh daerah lainnya meminta semua pihak melihat rencana ini dari kacamata asas manfaat yang luas bagi warga Kota Bengkulu.

Kehadiran kantor pemerintahan vang baru di kawasan Malahero diharapkan mampu mengubah citra wilayah pinggir pantai vang tadinya seni dan rawan meniadi pusat aktivitas ekonomi baru yang menguntungkan pelaku UMKM