Kini keresahan itu mulai teratasi. PT Agri hadir membantu masyarakat dengan melakukan pekerjaan Normalisasi Saluran Primer (SP.2) Daerah Irigasi Rawa Air Penago sepanjang lebih kurang 1,5 kilometer.
Normalisasi ini bukan sekadar proyek pengerukan biasa. Ada dua manfaat besar yang langsung dirasakan warga.
Sebelum dinormalisasi, saluran dipenuhi lumpur, sampah dan tumbuhan liar. Air tidak bisa mengalir, yang berkemungkinan mendatangkan penyakit.
Yang paling mengkhawatirkan, luapan air irigasi dapat menggangu proses belajar mengajar SDN 164 Seluma ketika musim hujan.
Kepala Desa Rawa Indah, Arpandi, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Mewakili seluruh masyarakat, ia menyampaikan terima kasih yang tulus kepada PT Agri.
"Terimakasih kami ke pihak PT Agri yang telah membantu perlancar saluran irigasi tersebut," ujar Arpandi.
Ia menjelaskan, kondisi saluran sebelum dibersihkan sangat memprihatinkan. Aliran air tersendat.
"Jika tidak dibersihkan irigasi tersebut kerap tersumbat karena akses irigasi kurang lancar," jelasnya.
Kini, setelah normalisasi, saluran terlihat lebih dalam, lebih lebar, dan air mengalir lancar kembali. Warga berharap, banjir tidak lagi menjadi langganan setiap hujan deras.
Masyarakat Rawa Indah pun kini bisa bernapas lega. Anak-anak bisa belajar dengan tenang, dan warga tidak lagi was-was saat hujan turun.
(Penulis: Rahmat)
