Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Seluma, Yoan Tanama. Ia menegaskan belum ada laporan kasus PMK maupun Jembrana yang masuk dari lapangan.
“Untuk kasus PMK sampai saat ini masih nihil. Belum ada laporan yang masuk,” kata Yoan.
Meski nihil kasus, Dinas Pertanian Seluma tidak lengah. Sejumlah langkah pencegahan telah disiapkan untuk melindungi ternak milik masyarakat.
Saat ini, Dinas Pertanian telah menyiagakan obat cacing, vitamin, dan antibiotik yang bisa dimanfaatkan peternak secara gratis sesuai hasil pemeriksaan petugas. Untuk penyakit Jembrana, tersedia 10 botol vaksin.
Petugas juga masih melakukan pemantauan intensif terhadap sampel ternak dari Desa Talang Tinggi dan Desa Sukasari, Kecamatan Seluma Barat, untuk memastikan kondisi ternak tetap sehat.
Yoan mengimbau kepada seluruh peternak agar aktif memantau kesehatan ternaknya dan tidak ragu melapor jika menemukan gejala tidak biasa seperti ternak lemas, tidak mau makan, keluar air liur berlebih, atau luka di kuku dan mulut.
“Kami juga mengimbau peternak agar tidak mengabaikan perubahan kondisi kesehatan hewan. Jika ditemukan ternak yang mengalami gejala tidak biasa, kami minta segera melapor kepada petugas peternakan atau penyuluh di wilayah masing-masing,” tutupnya.
Peternak dapat melapor langsung ke Penyuluh Peternakan di kecamatan atau ke Dinas Pertanian Kabupaten Seluma agar segera mendapat penanganan.
(Penulis: Rahmat)