Hal tersebut disampaikan Dandim 0425/Seluma Letkol Kav. Yuliansyah, S.Hub.Int saat memberikan keterangan kepada awak media.
Dandim 0425/Seluma menegaskan bahwa pencegahan kebakaran lahan menjadi prioritas utama TNI di wilayah teritorial.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kodim 0425/Seluma bersama Pemda, BPBD, dan masyarakat harus satu komando dalam mencegah kebakaran. Personel Babinsa sudah kami perintahkan untuk aktif monitoring dan memberikan edukasi langsung ke desa-desa rawan,” ujar Dandim.
Senada dengan itu, Letkol Kav. Yuliansyah, S.Hub.Int juga menyampaikan imbauan kepada warga.
“Ini kan musim kemarau. Memang banyak lahan-lahan yang relatif kering ya. Walaupun insyaallah di tempat kita tidak sekering di tempat yang lain, tapi kemarin ada beberapa kejadian juga di lingkungan Pemda dan beberapa daerah yang terbakar,” ujarnya.
Ia meminta masyarakat untuk bijak dalam membuka lahan.
“Kami menghimbau saja apabila tidak perlu sekali tidak usah membakar. Tidak usah membuat titik-titik api baru, apalagi di situ potensi kebakarannya sangat tinggi. Jadi kita, masyarakat juga bisa menimbulkan potensi kebakaran yang besar,” tegasnya.
Untuk langkah antisipasi, Kodim 0425/Seluma telah menurunkan personel untuk memonitor wilayah.
“Antisipasi kita ada turunkan petugas atau personil untuk monitor. Jelas kita, anggota kita pasti monitor wilayah. Setiap ada informasi yang masuk kami pun juga selama ini berkoordinasi dan komunikasi dengan setempat,” jelas Letkol Yuliansyah.
Sinergitas dengan Pemadam Kebakaran juga dikuatkan.
“Apabila ada laporan masuk kami juga koordinasi dengan Damkar. Ini sama-sama mempunyai kendaraan Damkar, kolaborasi untuk mengatasi kejadian di lapangan,” pungkasnya.
Kodim 0425/Seluma mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran lahan yang dapat merugikan banyak pihak.
(Penulis: Rahmat)