
PedomanBengkulu.com, Jakarta – Terjatuh pada sesi kualifikasi sempat membuat M. Kiandra Ramadhipa harus memulai dua balapan Moto3 Junior World Championship 2026 dari posisi ke-12. Namun, pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu justru menunjukkan daya juangnya di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.
Ramadhipa mampu bangkit dalam dua balapan yang berlangsung pada Minggu (6/9). Setelah finis ke-10 pada Race 1, pebalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team tersebut tampil lebih agresif pada Race 2 dan berhasil merebut posisi keenam.
Hasil itu menjadi penutup positif bagi Ramadhipa dalam seri Valencia. Ia mengantongi total 16 poin dari dua balapan sekaligus mempertahankan posisinya di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 80 poin.
Menariknya, kecepatan Ramadhipa sebenarnya sudah terlihat sejak sesi latihan bebas. Pebalap berusia 16 tahun itu menjadi yang tercepat pada Free Practice.
Namun, insiden pada kualifikasi membuatnya kehilangan kesempatan start dari posisi ideal. Ramadhipa pun harus memulai kedua balapan dari urutan ke-12.
Situasi tersebut kembali terasa pada Race 1. Start yang kurang sempurna membuat Ramadhipa turun satu posisi ke urutan ke-13 pada lap pertama.
Alih-alih kehilangan momentum, Ramadhipa perlahan mulai menemukan ritme. Ia terus memangkas jarak dengan pebalap di depannya dan meningkatkan kecepatannya ketika balapan memasuki sepertiga akhir.
Pergerakan tersebut membawanya naik hingga posisi ke-10 saat melewati garis finis. Enam poin berhasil diamankan.
Penampilan Ramadhipa kemudian meningkat tajam pada Race 2.
Start yang lebih baik membuatnya langsung berada dalam persaingan rombongan depan. Ia tidak menyia-nyiakan peluang untuk melakukan sejumlah overtake dan dalam empat lap pertama sudah naik ke posisi kedelapan.
Kecepatannya terus meningkat. Ramadhipa kemudian berhasil masuk ke kelompok enam besar dan menjaga persaingan hingga lap terakhir.
Pebalap asal Sleman, Yogyakarta, itu akhirnya menyelesaikan balapan di posisi keenam.
Bukan hanya posisi finis yang menjadi catatan penting. Ramadhipa juga menjadi pebalap Honda dengan hasil terbaik pada Race 2 sekaligus membukukan fastest lap pertamanya di Moto3 Junior World Championship, dengan catatan waktu 1 menit 38,797 detik.
“Race 1 cukup sulit karena start saya kurang baik, tetapi saya terus berusaha mengejar grup depan. Di Race 2, start saya jauh lebih baik dan bisa bersaing di grup depan. Pace kami cukup kompetitif dan saya senang bisa mencatatkan fastest lap,” ujar Ramadhipa.
Meski demikian, Ramadhipa menyadari masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi seri berikutnya.
“Kami masih memiliki beberapa hal yang perlu diperbaiki dan saya akan terus berjuang untuk meraih hasil terbaik hingga akhir musim,” katanya.
Masih Berpeluang Naik di Klasemen
Tambahan 16 poin di Valencia membuat Ramadhipa tetap bertahan di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin.
Jaraknya dengan pebalap yang menempati posisi ketiga dan keempat juga relatif dekat, yakni 21 poin. Kondisi tersebut membuat peluang Ramadhipa untuk memperbaiki posisi di klasemen masih terbuka pada seri berikutnya.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya menilai perjuangan Ramadhipa di Valencia menunjukkan perkembangan positif dalam menghadapi persaingan balap internasional.
“Ramadhipa kembali menunjukkan semangat juang dan perkembangan positif dalam menghadapi persaingan yang ketat. Kemampuannya memperbaiki posisi hingga bersaing di grup depan menjadi modal penting untuk terus berkembang dan menjadi pebalap kencang bersama Honda serta bisa membanggakan Indonesia,” ujar Andy.
Agenda Ramadhipa setelah Valencia juga cukup padat. Ia akan kembali berkompetisi di Red Bull MotoGP Rookies Cup di Misano dan Red Bull Ring.
Selanjutnya, Ramadhipa akan melanjutkan perjuangannya di putaran keenam Moto3 Junior World Championship di MotorLand Aragon, Spanyol, pada 25–27 September 2026.
Performa di Valencia menjadi modal penting. Dari start ke-12 hingga finis keenam, Ramadhipa menunjukkan bahwa satu insiden di kualifikasi belum cukup untuk menghentikan langkahnya bersaing di barisan depan.