Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Ratusan Ribu Warga Padati Simpang Lima, Nobar Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Rajut Persatuan di Bengkulu

 

PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Kawasan Simpang Lima Kota Bengkulu berubah menjadi lautan manusia pada Minggu malam (20/7/2026). Ratusan ribu masyarakat dari berbagai penjuru Provinsi Bengkulu berkumpul untuk menyaksikan laga Final Piala Dunia FIFA 2026 melalui agenda nonton bareng (nobar) akbar.

Acara ini digelar sebagai bentuk tindaklanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 400.2.7/4657/SJ tanggal 14 Juni 2026, serta arahan langsung dari Gubernur Bengkulu.

Selain menjadi ruang publik positif yang memfasilitasi minat olahraga sepak bola bagi pemuda, nobar ini juga sukses menjadi sarana silaturahmi yang mempererat persatuan antara pemerintah dan elemen masyarakat.

Kemeriahan malam final ini dihadiri langsung oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, unsur Forkopimda Provinsi dan Kota, Asisten, Staf Ahli, para Kepala OPD Pemprov dan Pemkot, hingga Kepala Instansi Vertikal.

Pada momen ini, dinamika politik dan sosial yang sempat menghangat dinilai kembali mencair berkat komitmen persatuan para tokoh bangsa. Pentingnya menjaga kerukunan nasional demi mewujudkan target-target besar Indonesia, termasuk target pertumbuhan ekonomi nasional, menjadi sorotan utama malam itu.

“Indonesia tidak akan pernah menjadi bangsa besar kalau kita tidak pernah bersatu. Modal besar kita adalah persatuan dan kesatuan. Dengan persatuan dan kesatuan ini, maka kita yakin apa yang dicita-citakan oleh founding fathers kita, para pahlawan-pahlawan seluruh bangsa, itu bukan satu hal yang tidak mungkin kita capai,” ujar Gubernur Bengkulu dalam sambutannya.

Gubernur juga menambahkan bahwa sinergi kuat antar-pemangku kepentingan menjadi motor utama pembangunan, selaras dengan semangat Kabinet Merah Putih di tingkat pusat.

"Angka pertumbuhan 8% yang diinginkan Bapak Presiden kita, modal terbesarnya adalah persatuan kesatuan. Maka Bapak Presiden menamakan kabinetnya Kabinet Merah Putih. Modal besarnya bukan hanya sumber daya alam, tetapi persatuan dan kesatuan seluruh stakeholder anak bangsa pada hari ini," tegasnya.

Suasana nobar semakin semarak dengan penampilan unik dari band pembuka yang sengaja didatangkan dari Spanyol (berpakaian jersey spanyol, red). Menariknya, personel band tersebut fasih membawakan lagu dengan logat Indonesia yang kental, sehingga mengundang decak kagum dari seluruh penonton yang hadir.

Tidak sekadar hiburan, acara ini juga membawa dampak ekonomi dan sosial nyata bagi masyarakat Bengkulu.

Disini, Polda Bengkulu memfasilitasi 20 tenan UMKM secara gratis di lokasi acara untuk menggerakkan ekonomi lokal. Kemudian ada penyerahan 200 paket bantuan diberikan secara langsung kepada kaum dhuafa yang membutuhkan.

Selain itu, panitia membagikan ratusan doorprize menarik bagi warga yang beruntung, dengan hadiah utama berupa kulkas.

Di akhir sambutan, pemerintah kembali menekankan visinya untuk menjadikan Provinsi Bengkulu sebagai daerah yang inklusif, aman, dan sejahtera bagi seluruh golongan tanpa memandang perbedaan latar belakang.

“Mari, dalam momentum malam ini kita rawat persatuan dan kesatuan. Kita pupuk kesatuan dan kesatuan untuk membangun Provinsi Bengkulu ini betul-betul menjadi negeri bagi rumah semua agama, negeri bagi rumah semua suku,” pungkas Helmi.

Komitmen pelayanan publik yang merata juga terus dipertegas melalui jaminan pemenuhan hak anak yatim untuk diangkat anak oleh jajaran kepala daerah, serta jaminan kesehatan gratis melalui program BPJS yang didanai penuh oleh APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota.