PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih menjadi perhatian serius, khususnya bagi pengguna sepeda motor. Di balik berbagai faktor penyebab, kelalaian dalam menggunakan perlengkapan berkendara kerap menjadi pemicu yang memperparah dampak kecelakaan.
Data Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat, sepanjang 2025 terjadi sekitar 141.608 kasus kecelakaan di Indonesia. Meski mengalami penurunan sekitar 6,16 persen dibanding tahun sebelumnya, angka ini tetap menunjukkan bahwa risiko di jalan raya masih tinggi. Sepeda motor pun mendominasi keterlibatan kecelakaan, dengan persentase mencapai sekitar 76 persen.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bengkulu, Noval Yunaidi, menekankan bahwa langkah paling sederhana namun sering diabaikan adalah memastikan perlengkapan berkendara sudah lengkap sebelum memulai perjalanan.
“Biasakan tidak menyalakan motor sebelum helm terpasang dengan benar. Perlengkapan bukan sekadar pelengkap, tapi pelindung utama. Dengan disiplin dari awal, kita bisa #Cari_Aman di setiap perjalanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penggunaan helm berstandar SNI menjadi hal paling utama karena mampu melindungi kepala dari cedera fatal. Selain itu, jaket berfungsi melindungi tubuh dari benturan dan cuaca, sementara sarung tangan membantu menjaga kontrol setang tetap stabil.
Pengendara juga disarankan menggunakan celana panjang dan sepatu tertutup untuk meminimalkan risiko cedera pada kaki, terutama saat terjadi gesekan atau benturan. Perlengkapan ini akan bekerja optimal jika digunakan secara konsisten, bahkan untuk perjalanan jarak dekat.
Tak kalah penting, kondisi perlengkapan harus selalu diperiksa. Helm yang retak, jaket yang sudah tipis, atau sarung tangan yang aus dapat mengurangi tingkat perlindungan saat terjadi kecelakaan.
Dengan membiasakan diri melengkapi perlengkapan sebelum berkendara, risiko cedera dapat ditekan secara signifikan. Kampanye #Cari_Aman pun terus mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama, dimulai dari kebiasaan kecil sebelum roda mulai berputar.
