Ajang perbankan berskala nasional tersebut dipandang bukan sekadar kegiatan pengundian hadiah, melainkan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi Bengkulu kepada para tamu dari seluruh Indonesia.
Penunjukan Bank Bengkulu sebagai penyelenggara resmi diterima usai pelaksanaan Undian Nasional Simpeda sebelumnya di Kota Solo.
Kepercayaan itu menjadi peluang besar bagi Provovinsi Bengkulu untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah sekaligus mempromosikan sektor pariwisata, budaya, hingga kuliner daerah.
Direktur Utama Bank Bengkulu, H. Iswahyudi, SE., MM, mengatakan seluruh persiapan terus dimaksimalkan agar penyelenggaraan berjalan sukses dan meninggalkan kesan positif bagi para peserta yang datang dari berbagai daerah.
"InsyaAllah ini menjadi momentum bagi kita untuk ikut berkontribusi memperkenalkan Bengkulu. Harapannya, para tamu yang datang akan membawa cerita dan kesan baik tentang Bengkulu ke tingkat nasional," ujar Iswahyudi, Rabu, 15 Juli 2026.
Menurutnya, Undian Nasional Simpeda akan dihadiri sekitar 300 hingga 400 insan perbankan dari seluruh Indonesia, mulai dari direktur utama bank pembangunan daerah, jajaran direksi, hingga para kepala divisi.
Kehadiran ratusan tamu tersebut diyakini akan memberikan dampak positif bagi promosi daerah sekaligus menggerakkan sektor ekonomi lokal.
Iswahyudi menilai, kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk menampilkan wajah terbaik Bengkulu.
Selain menyuguhkan pelaksanaan acara yang profesional, para tamu juga akan diperkenalkan dengan kekayaan sejarah, budaya, destinasi wisata, dan kuliner khas daerah.
