PedoamanBengkulu.com- Di tengah berbagai kesibukan memimpin daerah, Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat.
Ketika menerima laporan tentang seorang warga yang membutuhkan perawatan medis namun terkendala administrasi kependudukan dan kepesertaan BPJS Kesehatan, orang nomor satu di Bengkulu Selatan itu tidak memilih menunggu. Ia langsung bergerak.
Warga tersebut adalah Aminah, seorang ibu asal Desa Tanjung Besar, Kecamatan Kedurang. Kondisinya membutuhkan penanganan medis, namun harapan untuk mendapatkan perawatan sempat terhambat karena belum memiliki BPJS Kesehatan.
Setelah ditelusuri, kendala itu ternyata bermula dari identitas kependudukan yang belum pernah direkam sehingga belum terdaftar dalam sistem.
Mendapat informasi tersebut, Bupati Rifai langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk bertindak cepat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil diterjunkan untuk melakukan perekaman KTP elektronik, sementara proses administrasi lainnya dipercepat agar Aminah bisa segera mendapatkan akses layanan kesehatan.
"Ibu Aminah ini dari Desa Tanjung Besar Kedurang dan sudah berobat ke Manna. Saat di Manna tidak punya BPJS dan tidak bisa dirawat di umum. Tadi sudah melapor ke saya dan langsung diurusi dan ternyata KTP-nya belum pernah teregistrasi, dan tadi sore sudah dijemput di Tanjung Besar dan dibawa Dinas Dukcapil dan langsung dibawa ke rumah sakit dan diurus BPJS-nya," ujar Bupati Rifai, Jumat 12 Juni 2026.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati H. Rifai Tajuddin. Begitu mendapat laporan, beliau langsung merespons dan memerintahkan jajarannya untuk membantu warga kami. Ini bukan hanya soal administrasi atau BPJS, tetapi tentang kepedulian seorang pemimpin terhadap rakyatnya," ujar Edy.
Ia menilai langkah yang dilakukan Bupati menjadi teladan bagi seluruh aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Sebagai kepala desa, saya melihat ini sebagai contoh nyata pemimpin yang peka dan tidak menutup mata terhadap kesulitan rakyatnya. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, beliau hadir dengan tindakan, bukan hanya kata-kata. Kami sangat mengapresiasi dan mendoakan agar beliau selalu diberikan kesehatan dalam memimpin Bengkulu Selatan," tambahnya.
Bagi keluarga Aminah, bantuan tersebut bukan sekadar pengurusan dokumen dan jaminan kesehatan. Di balik langkah cepat itu, tersimpan harapan baru untuk mendapatkan pengobatan yang layak.
Sementara bagi masyarakat Bengkulu Selatan, peristiwa ini menjadi gambaran bahwa kehadiran pemerintah dapat dirasakan hingga ke pelosok desa ketika pemimpin memilih untuk bergerak cepat demi warganya.

.webp)