Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

HUT ke-56, Astra Motor Bengkulu Gelar Jalan Santai 56 Km dan Aksi Bersih Lingkungan

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Astra Motor Bengkulu memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-56 dengan menggelar kegiatan jalan santai sejauh 56 kilometer yang dipadukan dengan aksi bersih lingkungan, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan ini melibatkan seluruh karyawan sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan terhadap kesehatan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Kepala Wilayah Astra Motor Bengkulu Henry Setiawan melalui Kepala Bagian Admin dan Finance, Ricco Roviandy, mengatakan peringatan HUT kali ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan untuk memberikan dampak langsung.

“Kegiatan ini kami rancang sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata, baik bagi karyawan maupun lingkungan sekitar,” ujar Ricco.

Ia menjelaskan, pemilihan jarak 56 kilometer menjadi simbol usia Astra Motor yang dimaknai secara produktif melalui aktivitas yang bermanfaat.

Menurutnya, konsep jalan santai yang disertai aksi pungut sampah menjadi nilai utama kegiatan tersebut. Sepanjang rute, peserta tidak hanya berjalan, tetapi juga aktif membersihkan lingkungan.

“Ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga bentuk edukasi dan aksi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Ricco menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan tema HUT ke-56, “Ciptakan Nilai, Wujudkan Masa Depan”, yang diwujudkan melalui dua pilar utama perusahaan, yakni AM Health dan AM Green.

Melalui kegiatan ini, Astra Motor Bengkulu juga menargetkan pengumpulan sampah hingga 56 kilogram. Sampah yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan ke bank sampah untuk dikelola lebih lanjut.

“Target ini menjadi simbol bahwa kegiatan ini tidak hanya bermakna secara seremonial, tetapi juga memberikan hasil yang terukur,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta mampu menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kami ingin ini menjadi budaya, tidak hanya di internal perusahaan, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat,” tutup Ricco.