Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Senator Leni John Latief: Saatnya Bengkulu Memimpin Kebangkitan Digital

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada hari ini, Rabu, 20 Mei 2026, menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk kembali meneguhkan arah perjuangan nasional di tengah perubahan zaman yang kian dinamis.

Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Harkitnas tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni historis, melainkan panggilan kolektif untuk memperkokoh persatuan bangsa dan menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Leni Haryati John Latief mengatakan, kebangkitan nasional masih relevan meski tidak diwujudkan melalui perjuangan fisik melawan penjajahan.

"Tantangan generasi hari ini telah bergeser ke ruang yang berbeda, ruang digital. Ancaman disrupsi informasi, penyebaran hoaks, kejahatan siber, hingga ketimpangan akses teknologi menjadi bentuk baru yang dapat melemahkan ketahanan bangsa apabila tidak diantisipasi secara serius," kata Hj Leni Haryati John Latief.

Lulusan Magister Administrasi Publik Universitas Bengkulu ini menjelaskan, menjaga tunas bangsa hari ini berarti menjaga kualitas generasi muda agar mampu menjadi subjek utama dalam perubahan, bukan sekadar penonton di tengah arus globalisasi digital.

"Bagi Bumi Merah Putih, semangat Harkitnas 2026 harus dimaknai sebagai momentum percepatan transformasi digital, penguatan literasi informasi, serta pemberdayaan generasi muda," ujar Hj Leni Haryati John Latief.

Mantan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Bengkulu ini menekankan, sebagai daerah yang terus berkembang, Bumi Merah Putih memiliki peluang besar untuk melahirkan sumber daya manusia unggul yang adaptif terhadap teknologi sekaligus tetap berakar pada nilai kebangsaan dan budaya lokal.

"Literasi digital menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat Bengkulu tidak mudah terjebak dalam arus informasi menyesatkan, ujaran kebencian, maupun praktik kejahatan siber yang semakin kompleks," ungkap Hj Leni Haryati John Latief.

Pembina Forum Melayu Rembuk Bengkulu ini menambahkan, kebangkitan sejati lahir ketika masyarakat memiliki kemandirian ekonomi dan daya saing yang kuat. 

"Bengkulu tidak boleh tertinggal dalam persaingan global yang semakin kompetitif. Dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal dan memperkuat kapasitas generasi muda, Bengkulu dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkepribadian," demikian Hj Leni Haryati John Latief. [**]