Langkah ini diambil untuk memperkuat sistem pengawasan kota sekaligus memberikan kemudahan bagi warga dalam memantau kondisi lalu lintas dan titik kemacetan.
Masyarakat yang ingin melihat situasi jalan raya di sejumlah area strategis kini cukup mengakses laman resmi cctv.bengkulukota.go.id melalui ponsel pintar maupun komputer. Layanan ini diinisiasi langsung oleh Dinas Komunikas dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis digital.
Saat ini, Dinas Kominfo Kota Bengkulu tercatat telah memasang sedikitnya 40 titik kamera CCTV yang tersebar di berbagai kawasan krusial kota. Dari puluhan kamera pengawas tersebut, pemerintah telah memilih delapan titik utama yang paling sering mengalami kepadatan lalu lintas untuk dibuka akses siaran langsungnya (live streaming) kepada publik.
Keberadaan sistem pengawasan yang transparan ini diharapkan tidak hanya membantu para pengendara menghindari kemacetan, tetapi juga mampu meningkatkan aspek keamanan lingkungan, mencegah tindakan kriminalitas, serta mendukung program Smart City yang tengah digalakkan oleh Pemerintah Kota Bengkulu.
Bagi warga Bengkulu yang ingin melakukan pengecekan jalan sebelum bepergian, berikut adalah delapan lokasi strategis yang kamera CCTV-nya sudah terintegrasi dan bisa dipantau langsung hari ini:
Kawasan Bundaran Simpang Lima, Simpang Lima Smart City, Jalan S. Parman, Simpang Jalan Beringin, Simpang Tiga Pasar Minggu, Simpang Kanwil Kemenag, Simpang Anggut, Kawasan Penurunan.
Meskipun sudah bisa diakses secara bebas, pihak pemerintah meminta masyarakat untuk memahami bahwa layanan siaran langsung ini masih dalam status uji coba teknis.
Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu Nurlia Dewi mengungkapkan, pembukaan akses publik ini sengaja dilakukan lebih awal guna menguji kekuatan infrastruktur digital yang dimiliki pemerintah daerah, khususnya terkait kestabilan transfer data visual di lapangan.
“Untuk akses live CCTV saat ini memang masih dalam tahap pengujian. Kami terus memantau stabilitas jaringan dan kualitas tampilan gambar yang dihasilkan oleh kamera di tiap sudut jalan,” ujar Nurlia Dewi dalam keterangannya, Kamis (21/5/26).
Karena masih berada dalam fase adaptasi dan penguatan server, Nurlia menambahkan bahwa masyarakat kemungkinan besar akan sesekali menemukan kendala teknis saat mengakses situs tersebut. Pengguna mungkin akan mendapati kualitas visual yang mendadak buram atau sambungan video yang terputus selama beberapa saat.
“Faktor cuaca buruk atau fluktuasi stabilitas penyedia layanan internet di lapangan menjadi alasan utama mengapa tayangan live kadang mengalami gangguan. Kami memohon maaf dan meminta masyarakat memaklumi proses penyesuaian sistem yang sedang berjalan ini,” tuturnya.
Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus mengevaluasi kendala-kendala teknis tersebut. Optimalisasi server dan peningkatan kapasitas bandwidth akan terus dilakukan secara bertahap agar ke depannya seluruh 40 titik CCTV di Kota Bengkulu dapat diakses secara lancar dan jernih oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa kendala.
