Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Proyek Milik PU Provinsi Dinilai Abal-abal

Proyek PUBENGKULU, PB- Proyek yang usai dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bengkulu menuai masalah baru. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pembangunan Siring atau Selokan di kelurahan Sumber Jaya, Kota Bengkulu.

Proyek tersebut persis terletak di Perumahan Puri Lestari I dan II RT 15 RW 02 Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Lokasi tersebut tidak jauh dari pusat kota.

Proyek milik dinas PU Provinsi Bengkulu di Kelurahan itu menurut pengakuan warga dikerjakan dengan serampangan oleh pemenang tender proyek. Warga pun menilai proyek tersebut sengaja dikerjakan tidak sesuai dengan prosedur dan terkesan berbau "Proyek Abal-abal".

"Proyek itu adalah milik PU Provinsi Bengkulu, dikerjakan oleh PT. Pondasi pada awal Agustus 2016 yang lalu. Pengerjaannya Abal-abal karena cuma dibangun 10 Meter saja. Kalau hujan air Siring meluap dan saluran air mampet tidak ada saluran pembuangan airnya," kata Sofyan, Ketua RT 15 Perumahan Puri Lestari, Kelurahan Sumber Jaya, Kota Bengkulu, Rabu (18/01).

Lanjut Sofyan, kekecewaan warganya tambah menjadi saja ketika Siring atau Selokan yang kotor dan jorok tersebut menjadi rumah baru bagi perkembangan jentik nyamuk Malaria dan Demam Berdarah. Masalah baru itu muncul sejak adanya pembangunan Siring/selokan "Abal-abal" tersebut. Sebelumnya perkembangan jentik nyamuk terbilang tidak pernah ada dipemukiman tersebut.

"Ditempat itu ada sekitar 40 Kepala Keluarga (KK), beberapa warga sudah mengeluh terjangkit penyakit malaria dan Demam Berdarah. Beberapa anggota keluarga mereka bahkan harus dilarikan kerumah sakit karena demam tinggi," ucapnya.

Persoalan tersebut sempat dilaporkan oleh warga setempat kepada Plt Kepala Dinas (Kadis) PU Provinsi Bengkulu Via Selluler namun tak mendapat tanggapan. Namun, Sofyan mengatakan akan mewakili warganya melaporkan persoalan tersebut ke DPRD Provinsi Bengkulu agar mendapat perhatian. [MS]