Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Tsk Raskin Dipanggil, AB Studi Banding ke Bogor

13940991_120300000057406291_1857440173_nBENGKULU, PB - Hari ini Jumat (12/08/2016), Dirketorat Reskrim Khusus Polda Bengkulu telah menjadwalkan pemanggilan tersangka (tsk) dugaan penyeludupan Beras untuk Masyarakat Miskin (Raskin), Abu Bakar (AB) untuk dimintai keterangan terkait kasus Penggelapan 18 Ton Raskin.

"Ia, hari ini dia diperiksa sebagai tersangka. Tapi dia izin, karena suratnya baru sampai pagi tadi, namun sayangnya dia sore kemarin Kamis (11/08) sudah berangkat. Sekarang dia lagi di bogor, dia studi banding apa itu saya lupa," terang Direktorat Reskrim Khusus Kombes Pol Herman via telepon.

Studi banding merupakan agenda kerja dewan yang dilakukan sebagai proses belajar yang dilakukan di lokasi dan lingkungan berbeda untuk beragama kegiatan seperti peningkatan mutu, perluasan usaha, perbaikan sistem, penentuan kebijakan baru, perbaikan peraturan perundangan, dan lain-lan.

Pihak kepolisian hingga saat ini terus mengintensifkan pemeriksaan, dimana saat ini para saksi yang telah dipanggil sebanyak 10 orang. Maka menerut Herman, tak menutup kemungkinan dalam kasus ini akan bertambah tersangka lagi setelah Oknum Dewan Rejang Lebong, Ditetapkan Tsk Penggelapan Raskin.

Sementara itu, keberadaan tersangka yang saat ini diluar kota menjadi pertimbangan pihaknya agar tetap koperatif mengikuti proses hukum yang berlaku. Pasalnya, hal tersebut telah diingatkan bila Tidak Kooperatif, Tsk Raskin Bisa Ditahan.

"Siapa pun yang mangkir dan lari dari proses hukum, berarti dia akan dijadikan DPO. Selagi masih kooperatif, maka kami memberikan kebebasan," tambah Herman.

Pemanggilan tersangka akan diagendakan kembali pada hari Jumat (19/08) mendatang. Dalam kasus ini, diketahui Direktorat Reskrim Khusus Polda Bengkulu telah menetapkan dua tersangka. Ketua Dewan Rejang Lebong Abu Bakar dan Kemi sebagai kordinator atau bertanggung jawab atas penyeludupan raskin tersebut. (RU)