Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Menjaga Semangat Membangun Para Pendahulu

Ziarah kubur 6BENGKULU, PB - Setiap memperingati hari jadinya, Pemerintah Kota Bengkulu bersama seluruh Forum Pimpinan Komunikasi Daerah (FPKD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggelar ziarah kubur ke makam-makam mantan Wali Kota. Termasuk ziarah kubur yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Patriana Sosialinda dalam rangka hari jadi Kota Bengkulu ke-297, Selasa (15/3/2016).

Baca juga : 297 Kota Bengkulu Penuh Syukur dan Tafakur

Selain ditujukan agar para pejabat senantiasa ingat akan kematian dan kesementaraan hidup di dunia, ziarah kubur ini juga dilakukan untuk memompa semangat dan optimisme mereka yang ikut ziarah di dalam merawat dan menjaga semangat membangun daerah sebagaimana yang telah diteladani oleh para mantan Wali Kota tersebut.

"Ini kami lakukan sebagai bentuk apresiasi kami terhadap semua jasa-jasa beliau yang telah meninggalkan kita semua. Mudah-mudahan jasa mereka untuk membangun kota ini bernilai ibadah yang menempatkan mereka di tempat yang terbaik disisi Allah," kata Patriana Sosialinda.

Ziarah diawali dari Makam Pahlawan tempat dikebumikannya Wali Kota Bengkulu periode 1955-1960, Hasan Basri. Ziarah kedua berlangsung di Pemakaman Umum Pekan Sabtu tempat makam Wali Kota Tingkat II periode 1980-1990, Sulaiman Effendi.

Selanjutnya, ziarah berlangsung di Pemakaman Padang Dedok, tempat dikebumikannya Wali Kota Madya periode 1975-1980, Syaffudin, yang juga orangtua dari Wakil Wali Kota Patriana Sosialinda. Ziarah diteruskan ke makam Wali Kota Praja 1960-1965, M Salim Karim, di Kelurahan Pengantungan dan berakhir di makam Sentot Ali Basya tempat peristirahatan terakhir Wali Kota periode 1990-1992, Ahmad Rusli.

"Terimakasih kami sampaikan kepada para keluarga yang telah mendukung beliau-beliau semua sebagai Wali Kota. Kami tahu apa yang mereka hadapi ketika hidupnya tidak ringan. Semoga kita yang diberikan amanah terus melakukan perjuangan Wali Kota dan pemimpin sebelumnya yang berjuang membangun kota ini," demikian Linda, sapaan akrabnya.

Suasana ziarah kubur ini terasa begitu mengesankan. Pasalnya, seluruh FKPD dan SKPD melakukan iring-iringan mengendarai bus umum milik Pemerintah Kota. Sejumlah keluarga para mantan Wali Kota yang ditinggalkan ikut serta dalam ziarah ini. Rasa haru tampak meliputi keluarga para mantan Wali Kota atas doa dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kota kepada orang yang mereka cintai. [RN/BIS]

Ziarah kubur 1 Ziarah kubur Ziarah kubur 4 Ziarah kubur 5 Ziarah kubur 3 Ziarah kubur 2