Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

MEA, Penguasaan Bahasa Jadi Salah Satu Kunci Sukses


BENGKULU, PB - ASEAN Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menantang seluruh elemen untuk meningkatkan kapasitasnya. Salah satu yang harus ditingkatkan itu adalah kemampuan berbahasa asing. Bila tidak, maka pelaku usaha Indonesia akan tergilas oleh masyarakat dari negara lain.


Baca juga: Hadapi MEA, Wagub Ajak Cintai Produk Lokal dan Hadapi MEA, RM: Tingkatkan Ketrampilan


"MEA ini berat kalau dihadapi dengan kemampuan yang tidak melakukan perubahan. Karena kita akan bersaing dengan lembaga usaha lain dari negara lain," ujar Dewan Pertimbangan Kamar Dagang Industri (Kadin), Pakri Fahmi, ditemui di Hotel Horizon, Senin (7/3/2016).


Dia melanjutkan ratusan warga Filipina, Singapura dan negara tetangga lainnya saja saat ini belajar Bahasa Indonesia. Tujuan mereka agar bisa datang ke Indonesia dan mampu bersaing dengan masyarakat kita. Ada yang belajar Bahasa Indonesia untuk menjadi sopir taksi di Indonesia, ada juga yang lainnya. Ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri untuk masyarakat kita.


"Termasuk wartawan. Nanti orang asing yang masuk harus diwawancara pakai bahasa Inggris. Berarti harus meningkatkan kemampuan bahasanya," sambungnya.


Kadin sendiri, di tingkat nasional, sudah mempersiapkan langkah antisipatif agar para pengusaha Indonesia mampu bersaing dalam MEA ini. Sebab tingkat kompetisi semakin besar, maka kata Pakri, Kadin menitiktekankan pada perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) dan teknologi.


"Pengusaha kita harus sanggup dan harus mempersiapkan diri sejak sekarang. Karena MEA ini kan tidak serta merta, tapi perlahan," ungkapnya.


Untuk pemerintah, Pakri menyarankan agar membuat regulasi yang harus permudah orang untuk meningkatkan kemampuannya. Selain itu, pemerintah juga diharapkan memberikan pembinaan kepada masyarakat dan para pelaku usaha yang ada.


"Pemtintah ini kan regulator, tapi pelaksanaannya kan kembali ke masing-masing," pungkasnya. [IC]