Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Balai Adat Tuntas Direhab

Balai Adat Kota Bengkulu (2)BENGKULU, PB - Gedung Fatmawati Balai Agung Adat Bengkulu sudah dapat difungsikan kembali. Pasalnya, kaca yang retak, lampu hias yang rusah, plafon yang bolong dan jebol telah diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bengkulu.

"Termasuk atap yang bocor dan beberapa aset lainnya yang selama ini rusak karena tidak digunakan sudah kita rehab semua. Beberapa acara bahkan sempat kita selenggarakan di tempat ini. Sudah tidak ada masalah," kata Pelaksanatugas (Plt) Kepala Dinas PU Kota Bengkulu, Nuriansyah, baru-baru ini.

Dengan tuntasnya pembangunan gedung yang memakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu tahun 2012 sebesar Rp 10 miliar ini, Dinas PU Kota Bengkulu menyerahkan sepenuhnya pengelolaan kepada Bagian Aset pada Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Bengkulu.

"Pengelolaannya menjadi domain Bagian Aset DPPKA. Seharusnya bisa disewakan dan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bangunan gedung cukup kuat untuk menampung pesta pernikahan, musyawarah, seminar, perpisahan dan wisuda," ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPPKA Kota Bengkulu, M Sofyan, mengatakan, peruntukkan Gedung Fatmawati Balai Agung Adat Bengkulu menjadi hak prerogratif dari kepala daerah. Namun instansinya tetap akan memberikan telaah sebelum gedung ini dapat digunakan secara maksimal.

"Kewenang gedungnya untuk apa itu hak wali kota dan wakil wali kota. Kita hanya memberikan kisi-kisi sesuai aturan hukum yang berlaku. Kita timbang sisi positif dan negatifnya. Telaah staf sementara sedang berjalan," demikian Sofyan.

Sebelumnya, pembangunan gedung ini kerap menjadi sorotan karena terkesan mubazir. Semula, muncul gagasan agar pengelolaan Gedung Fatmawati Balai Agung Adat Bengkulu diserahkan kepada pihak ketiga. Namun upaya tersebut terganjal dengan persoalan regulasi. [RN]