Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Senator Leni John Latief Dorong IPHI Bengkulu Tengah Perkuat Pengabdian Sosial dan Sinergi Pembangunan

PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah — Kemabruran haji semestinya tidak berhenti ketika seorang jemaah pulang dari Tanah Suci. Nilai-nilai kesabaran, kepedulian, dan persaudaraan justru diuji dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika masyarakat membutuhkan uluran tangan. Di titik itulah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) memiliki ruang pengabdian yang luas, termasuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah hingga ke pelosok desa.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Hj Leni Haryati John Latief, menekankan pentingnya peran IPHI dalam memperkuat pengabdian sosial dan keagamaan sekaligus mendukung pembangunan daerah. Menurut dia, keberadaan anggota IPHI yang banyak berasal dari kalangan tokoh masyarakat dan sesepuh desa merupakan modal sosial untuk menjembatani program pemerintah dengan kebutuhan warga.

Pandangan tersebut relevan dengan pelantikan dan pengukuhan Pengurus Daerah IPHI Kabupaten Bengkulu Tengah masa khidmat 2026–2031 di Pendopo Bukit Kandis, Selasa, 27 Oktober 2026. Dalam kegiatan itu, H Aidi Rasyid resmi dikukuhkan sebagai ketua oleh Ketua Pengurus Wilayah IPHI Provinsi Bengkulu, H Faisal Fatah.

Pelantikan tersebut mengusung tema “Menjaga Kemabruran, Mempererat Persaudaraan, Mengabdi untuk Umat, Menjadi Haji Sepanjang Hayat”. Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, turut hadir bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran pemerintah daerah, dan sejumlah undangan lainnya.

Senator Leni John Latief memandang, organisasi persaudaraan haji dapat mengambil peran lebih luas daripada sekadar menjaga silaturahmi antaranggotanya. Dengan pengalaman sosial dan kedekatan dengan masyarakat, IPHI berpeluang menjadi penggerak kepedulian, memperkuat literasi keagamaan, serta membantu memastikan informasi mengenai program pemerintah menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

Ketua IPHI Bengkulu Tengah, H Aidi Rasyid, menyatakan kesiapan organisasinya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. Ia mengatakan, banyak anggota IPHI merupakan tokoh masyarakat yang dituakan di lingkungan masing-masing sehingga dapat membantu menyosialisasikan program pembangunan kepada warga.

Dalam waktu dekat, IPHI Bengkulu Tengah menyiapkan sejumlah program. Salah satunya Program Bersahabat yang melibatkan anggota organisasi dan dijadwalkan berlangsung pada siang hari dengan mempertimbangkan usia mayoritas peserta.

IPHI juga merencanakan penggalangan dana dari jamaah dan anggota untuk membantu masyarakat kurang mampu, fakir miskin, serta kaum duafa. Program lainnya adalah pemberantasan buta huruf Al-Qur'an bagi warga lanjut usia melalui penyediaan guru yang akan mendatangi desa-desa.

Bupati Rachmat Riyanto menyambut baik pelantikan tersebut. Ia berharap IPHI menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan program pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurut dia, IPHI merupakan organisasi persaudaraan yang mengedepankan prinsip asah, asih, dan asuh.

Rachmat juga berharap IPHI mendukung program unggulan pemerintah daerah, yakni Bersahabat, Berbinar, dan Senenan. Kolaborasi itu diharapkan membuat manfaat program pemerintah lebih dekat dengan masyarakat.

Bagi Senator Leni John Latief, kekuatan sinergi terletak pada keberlanjutan kerja, bukan semata-mata seremoni. Ketika organisasi keagamaan, pemerintah, dan masyarakat bergerak bersama, pengabdian dapat tumbuh menjadi kerja nyata: bantuan menjangkau warga yang membutuhkan, pembelajaran Al-Qur'an menyapa para lansia, dan program pembangunan menemukan jalannya hingga ke desa-desa.

"Dengan kepengurusan baru, semoga IPHI Bengkulu Tengah mampu merawat semangat persaudaraan haji sekaligus menerjemahkannya menjadi pelayanan sosial yang berkesinambungan bagi umat," demikian Hj Leni Haryati John Latief.