PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Jangan asal tancap gas saat hujan! Jalan licin, genangan yang menutupi lubang, hingga jarak pandang yang terbatas bisa membuat perjalanan dengan sepeda motor lebih berisiko. Pengendara perlu tahu kapan harus memperlambat laju kendaraan, meningkatkan kewaspadaan, hingga menghentikan perjalanan demi menghindari bahaya.
Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Bengkulu membagikan empat tips berkendara saat hujan yang dapat diterapkan pengendara untuk mengantisipasi risiko di jalan.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bengkulu, Noval Yunaidi, mengingatkan bahwa perubahan kondisi jalan akibat hujan menuntut pengendara lebih cermat dalam mengendalikan sepeda motor dan mengambil keputusan.
1. Kurangi Kecepatan, Hindari Rem Mendadak
Air hujan yang bercampur debu, pasir, atau sisa oli dapat membuat jalan lebih licin dan mengurangi daya cengkeram ban. Kurangi kecepatan, jaga jarak dengan kendaraan di depan, serta hindari pengereman keras dan perubahan arah secara tiba-tiba agar motor tetap terkendali.
2. Periksa Motor Sebelum Berangkat
Pastikan kondisi dan tekanan ban sesuai rekomendasi, rem depan dan belakang berfungsi baik, serta lampu utama, lampu sein, dan lampu rem menyala normal. Bersihkan kaca helm agar pandangan tetap jelas selama perjalanan.
3. Jangan Sembarangan Menerobos Genangan
Genangan air dapat menyembunyikan lubang atau kerusakan jalan yang membahayakan. Kurangi kecepatan, jaga keseimbangan, dan hindari manuver mendadak. Pilih jalur yang lebih aman jika memungkinkan, sembari memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar.
4. Hujan Deras? Menepi di Tempat Aman
Jangan memaksakan perjalanan ketika hujan deras membuat jarak pandang terbatas. Menepilah secara bertahap ke tempat yang aman, seperti area parkir atau tempat istirahat yang diperbolehkan. Hindari berhenti di tikungan, bawah jembatan, atau bahu jalan yang berisiko mengganggu arus lalu lintas.
“Berkendara saat hujan membutuhkan konsentrasi dan kewaspadaan yang lebih tinggi. Pengendara harus mampu mengenali potensi bahaya, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi sepeda motor siap digunakan. Jika hujan deras membuat pandangan terbatas dan perjalanan tidak lagi aman, jangan memaksakan diri. Lebih baik berhenti sejenak di tempat yang aman daripada mengambil risiko di jalan,” ujar Noval Yunaidi.
Ia mengingatkan, mengejar waktu bukan alasan untuk mengabaikan kondisi jalan dan cuaca. Pengendara perlu menyesuaikan kecepatan serta berani berhenti ketika situasi tidak lagi mendukung perjalanan yang aman.
Melalui edukasi #Cari_Aman, Astra Motor Bengkulu mengajak masyarakat menjadikan kewaspadaan sebagai kebiasaan berkendara, terutama saat hujan. Perjalanan bukan soal siapa yang paling cepat sampai, tetapi bagaimana tiba di tujuan dengan selamat.
