Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Pasca Aksi Demo, Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Ambil Alih Seleksi Ulang Balon Kades

Pasca Aksi Demo, Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Ambil Alih Seleksi Ulang Balon Kades/spy
 
PedomanBengkulu.com, Lebong - Menyusul aksi demonstrasi simpatisan bakal calon (Balon) kepala desa (Kades) Desa Lemeu dan Semelako I, yang sebelumnya dinyatakan gugur pada seleksi tambahan tingkat Kecamatan Uram Jaya. Pemerintah Kabupaten Lebong melalui rapat Forkopimda memutuskan, Panitia Pilkades tingkat kabupaten akan mengambil alih proses penilaian ulang, bagi dua desa yang memiliki lebih dari lima bakal calon kepala desa, ditambah satu desa yang diperiksa kembali persyaratan administrasi.
 
Rapat internal pembahasan seleksi bakal calon kepala desa dipimpin langsung Bupati Lebong H. Azhari, SH MH, bersama Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani SH SIK, Perwira Penghubung TNI‑AD 0409 RL Kapten Inf. Efrizal Antoni, Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen SE, dan Kajari Lebong Nur Wahyu Bintari, SH MH. yang dilaksanakan di Rumdin Bupati, Minggu (25/10/2026) pagi.
 
Tiga desa yang menjadi fokus penilaian ulang yakni Desa Lemeu, Desa Semelako I, dan Desa Danau Liang. Secara keseluruhan ada 17 bakal calon Kades yang akan mengikuti assessment dan penilaian ulang yang akan digelar Pukul 14.00 WIB di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Kabupaten Lebong. Dengan rincian 7 orang dari Desa Lemeu, 7 orang dari Desa Semelako I, dan tiga orang dari Desa Danau Liang.
 
Bupati Lebong H. Azhari SH MH menjelaskan, keputusan ini diambil setelah pihaknya mengidentifikasi kondisi administrasi seleksi di ketiga desa tersebut. Nantinya seluruh proses penilaian akan dilaksanakan oleh panitia Pilkades tingkat kabupaten, dengan seluruh unsur Forkopimda turut hadir mengawasi jalannya seleksi ulang yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (25/10/2026) dimulai Pukul 14.00 WIB di kantor Dinas PMD Lebong.
 
“Kami sudah melakukan rapat sejak pagi ini berkaitan Pilkades serentak. Dari 78 desa yang ada, teridentifikasi ada tiga desa yang perlu kami bahas lebih lanjut,” ungkap Bupati Azhari kepada awak media usai rapat internal Forkopimda.

Dikatakannya, hasil penilaian ulang oleh panitia kabupaten akan disampaikan kepada para bakal calon serta masyarakat secara resmi setelah kegiatan selesai.
Terkait aksi demonstrasi yang terjadi di kantor Dinas PMD Sabtu (24/10/2026) sore hingga tengah malam, Bupati Azhari menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Lebong tetap tenang dan menjaga kondusivitas wilayah. Azhari juga mengingatkan bahwa Pilkades adalah proses demokrasi yang harus tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
 
“Apapun keputusan panitia tingkat kabupaten nanti, mari kita ikuti bersama. Kita berusaha memberikan yang terbaik agar tidak timbul gejolak atau perpecahan di masyarakat,” sampai Azhari.[spy]