Pujian itu disampaikan langsung saat kunjungan silaturahmi Senator asal Bumi Merah Putih itu ke Kantor Dukcapil Provinsi Bengkulu yang disambut langsung oleh Kepala Dinas Yurizal beserta jajarannya, Rabu (21/10/2026).
Dalam pertemuan yang membahas pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta persiapan data kependudukan menjelang Pemilu, Hj Leni Haryati John Latief menyadari sepenuhnya beban ganda yang dipikul para petugas.
Dengan anggaran yang terus menurun sejak 2022, ketersediaan blangko terbatas, peralatan penunjang mulai menua, dan jangkauan wilayah yang luas serta sulit dijangkau, seharusnya menurunkan semangat pelayanan. Namun kenyataannya, pelayanan tetap berjalan, sasaran perekaman terus dikejar, dan capaian Kartu Identitas Anak bahkan melampaui target nasional.
"Saya melihat ketulusan yang luar biasa. Di saat anggaran dipangkas, peralatan terbatas, dan akses ke pelosok jauh dan sulit, pelayanan tidak berhenti. Petugas turun ke sekolah, ke desa, bahkan melayani hingga malam hari demi warga. Ini bukti pengabdian yang patut dibanggakan," ujar Hj Leni Haryati John Latif.
Lulusan Magister Administrasi Publik Universitas Bengkulu ini juga menyoroti capaian Kartu Identitas Anak yang menyentuh 79,96 persen — jauh di atas target nasional 62 persen — serta perekaman akta kelahiran mendekati 98 persen.
"Hal itu menunjukkan bahwa efisiensi tidak melunturkan kualitas pelayanan," tandas Hj Leni Haryati John Latief.
Pun demikian, Dewan Pakar Daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Provinsi Bengkulu ini mencatat sejumlah kendala yang perlu perhatian serius, antara lain keterbatasan jaringan dan sarana di daerah terpencil seperti Mukomuko, banyak warga yang telah lama tinggal di Bengkulu namun datanya masih di daerah asal, serta keterbatasan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
"Masalah ini akan saya bawa ke meja pembahasan di DPD RI dengan kementerian terkait, termasuk mendorong penguatan penganggaran melalui APBN sesuai amanat undang-undang serta penyediaan kendaraan dan peralatan layanan keliling," ungkap Hj Leni Haryati John Latief.
Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu, Yurizal, menyambut baik apresiasi tersebut dan menyampaikan bahwa capaian yang diraih adalah hasil kerja keras seluruh jajaran yang tetap berdedikasi meski dengan segala keterbatasan.
"Kami terus berupaya melayani sebaik mungkin, namun dukungan dari pusat sangat kami harapkan agar pelayanan dapat merata hingga ke pelosok paling jauh," ucap pria berdarah Bengkulu yang dikenal ramah dan penyayang ini.
Kunjungan ini menjadi langkah awal sinkronisasi data menjelang penyerahan daftar pemilih ke KPU pada semester I tahun 2027. Senator Leni John Latief berharap sinergi antara DPD, Dukcapil, dan KPU semakin diperkuat agar tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya.
