PedomanBengkulu.com, Bengkulu - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu terus berkomitmen menyukseskan program "Bengkulu-ku Terang Benderang".
Program ini digagas langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat di malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Toni Hastri Putra mengatakan, Kamis (29/10/2026), pihaknya terus memacu realisasi pemasangan dan pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di seluruh titik strategis kota.
Berdasarkan data evaluasi yang dihimpun hingga Oktober 2026, capaian kinerja Dishub menunjukkan tren yang sangat positif dalam menerangi jalanan kota.
"Kami terus bergerak di lapangan untuk memastikan setiap sudut Kota Bengkulu mendapatkan penerangan yang layak. Program 'Bengkulu-ku Terang Benderang' ini bukan sekadar pemenuhan infrastruktur, melainkan komitmen kami untuk menghadirkan rasa aman bagi warga yang beraktivitas di malam hari sekaligus menekan potensi kriminalitas maupun kecelakaan lalu lintas," ujar Toni.
Data resmi Dishub Kota Bengkulu menunjukkan bahwa pada Tahun Anggaran 2025 lalu, sebanyak 1.039 unit titik pemasangan baru telah dirampungkan, ditambah dengan 720 tindakan perbaikan dan pemeliharaan jaringan PJU.
Sementara itu, untuk Tahun Anggaran 2026 yang sedang berjalan, Dishub menargetkan 1.000 pemasangan baru, di mana hingga Oktober 2026 telah terealisasi sebanyak 901 unit lampu yang menyala di jalanan.
Peningkatan signifikan juga terlihat pada sektor penggantian lampu yang rusak, terbakar, mati, atau redup, yakni mencapai 487 unit dari target awal 250 unit. Ditambah dengan 560 tindakan pemeliharaan jaringan dari target 720, total realisasi lampu menyala sepanjang tahun 2026 ini telah mencapai 1.948 unit.
Toni menambahkan, seluruh jajarannya (petugas) akan tetap bersiaga dan melakukan penyisiran berkala demi memastikan sisa target di akhir tahun ini dapat tercapai secara maksimal.
Masyarakat juga diimbau untuk aktif melaporkan jika menemukan adanya fasilitas lampu jalan yang padam di wilayah mereka agar bisa segera ditindaklanjuti oleh tim teknis di lapangan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk sama-sama menjaga aset dan fasilitas umum tersebut.
