PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Memilih motor listrik bukan sekadar membandingkan harga, biaya operasional, dan jarak tempuh. Fitur keamanan juga perlu menjadi perhatian agar kendaraan nyaman digunakan sekaligus membantu mengurangi risiko saat diparkir maupun dikendarai.
Honda CUV e: hadir dengan desain modern dan teknologi untuk mendukung mobilitas harian. Mulai dari sistem kunci pintar hingga pengereman Combi Brake System (CBS), sejumlah fitur memiliki fungsi berbeda yang penting dipahami calon konsumen.
Kepala Bagian Marketing Astra Motor Bengkulu, Yulius Onassis, mengatakan konsumen perlu mempertimbangkan aspek keamanan saat memilih kendaraan listrik, bukan hanya terpaku pada jarak tempuh dan efisiensi biaya operasional.
“Fitur keamanan menjadi salah satu hal penting yang perlu dipahami konsumen sebelum memilih kendaraan listrik. Honda CUV e: dibekali berbagai fitur yang mendukung keamanan dan kenyamanan berkendara, mulai dari sistem kunci pintar hingga teknologi pengereman. Namun, fitur tersebut perlu diimbangi dengan kebiasaan berkendara yang aman serta kepedulian terhadap keamanan kendaraan saat diparkir,” ujar Yulius.
Menurut dia, pemahaman terhadap fungsi setiap fitur akan membantu pengguna memanfaatkan teknologi kendaraan secara optimal. Pengendara juga tetap perlu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan.
Lantas, apa saja fitur keamanan Honda CUV e: yang perlu diperhatikan sebelum membeli?
1. Honda Smart Key System: Praktis Tanpa Anak Kunci
Tak perlu lagi memasukkan anak kunci konvensional. Honda Smart Key System memungkinkan pengoperasian kendaraan lebih praktis sekaligus mendukung sistem keamanan. Namun, remote harus tetap disimpan dengan aman agar tidak disalahgunakan.
2. Immobilizer: Membantu Menekan Risiko Pencurian
Sistem elektronik immobilizer membantu mencegah kendaraan dioperasikan menggunakan pengenal yang tidak sesuai. Meski memberikan lapisan perlindungan, fitur ini bukan jaminan motor bebas pencurian. Memilih tempat parkir yang aman tetap penting.
3. Alarm Antimaling: Memberi Peringatan Saat Ada Gangguan
Alarm antimaling dapat memberikan peringatan ketika sistem mendeteksi gangguan sesuai mekanismenya. Fitur ini membantu pemilik lebih waspada saat motor ditinggalkan, tetapi tidak menggantikan pengamanan tambahan.
4. Answer Back System: Tak Perlu Bingung Mencari Motor
Parkiran yang dipenuhi kendaraan serupa bisa membuat pemilik kesulitan menemukan motornya. Answer Back System membantu menunjukkan posisi kendaraan melalui respons lampu dan suara ketika diaktifkan. Fitur ini praktis, terutama saat berada di pusat perbelanjaan atau perkantoran.
5. Pengunci Baterai: Komponen Penting yang Tak Boleh Diabaikan
Baterai merupakan bagian utama sistem penggerak motor listrik. Mekanisme penguncian membantu menjaga baterai tetap terpasang dengan benar. Karena itu, pengguna perlu memastikan pemasangannya sesuai petunjuk sebelum berkendara.
6. Combi Brake System (CBS): Pengereman Lebih Terkontrol
Honda CUV e: menggunakan Combi Brake System (CBS), dengan rem cakram hidrolik di depan dan rem tromol di belakang. Sistem ini membantu mendistribusikan pengereman untuk mendukung kontrol kendaraan.
Perlu dicatat, CBS bukan Anti-lock Braking System (ABS). Sistem ini tidak memiliki fungsi khusus untuk mencegah roda terkunci. Pengendara tetap harus menjaga jarak aman, mengendalikan kecepatan, dan berhati-hati saat melintasi jalan licin.
7. Lampu LED: Bantu Pengendara Lebih Terlihat
Pencahayaan yang baik penting ketika berkendara pada malam hari atau melewati jalan dengan penerangan terbatas. Lampu LED membantu menerangi jalan dan meningkatkan keterlihatan kendaraan. Pastikan lampu utama dan lampu sein selalu berfungsi normal.
Beragam fitur pada Honda CUV e: dapat mendukung keamanan dan kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari. Namun, teknologi kendaraan harus diimbangi dengan perilaku berkendara yang bertanggung jawab.
Yulius mengingatkan konsumen agar tidak hanya mengejar jarak tempuh ketika memilih motor listrik, tetapi juga menjadikan keamanan sebagai pertimbangan utama.
“Jangan cuma kejar jarak tempuh, pastikan keamanan jadi prioritas. Karena sampai tujuan saja tak cukup, keselamatan tetap yang utama. Selalu #Cari_Aman,” tutup Yulius.
