Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Festival Sepak Bola Piala Bela Negara U-10 dan U-12 Resmi Bergulir

 

PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Ajang kompetisi sepak bola usia dini Festival Sepak Bola Nasional, Piala Bela Negara untuk kategori Kelompok Umur (KU) 10 dan 12 tahun secara resmi dibuka di Bengkulu, Jumat (21/8/26).

Pembukaan turnamen ini ditandai secara simbolis dengan pemukulan alat musik tradisional Bengkulu, dhol, oleh jajaran pejabat dan pimpinan instansi yang hadir dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0407/Kota Bengkulu Kolonel Inf. Condro Edi Wibowo, S.Sos., M.M., M.Han.,

Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan olahraga dan jajaran pemerintah daerah, antara lain perwakilan Dispora Provinsi Bengkulu, Dispora Kota Bengkulu, Asprov PSSI, Apsumi, KONI Provinsi Bengkulu, KONI Kota Bengkulu, jajaran asosiasi olahraga, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya , Komandan Kodim (Dandim) 0407/Kota Bengkulu Kolonel Inf. Condro Edi Wibowo, S.Sos., M.M., M.Han., menegaskan bahwa kegiatan ini memuat nilai penting dalam menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini.

“Piala Bela Negara ini adalah momentum bagi adik-adik semua. Kalian adalah para generasi muda yang nantinya akan menggantikan kami-kami yang ada di pemerintahan maupun instansi. Bela negara tidak harus selalu diartikan dengan bertempur, tetapi bisa diwujudkan melalui belajar, berlatih, dan meraih prestasi di bidang olahraga,” ujar Dandim.

la juga menambahkan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi mencari juara, melainkan sarana membentuk karakter, kedisiplinan, serta rasa cinta tanah air. “Melalui olahraga, kita menunjukkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan kepemimpinan. Ini bagian penting dari semangat bela negara,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Asisten 1 Kota Bengkulu Alex Periansyah, yang hadir mewakili Walikota Bengkulu, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak yang berpartisipasi.

“Pemerintah Kota Bengkulu menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini. Sepak bola bukan sekadar permainan, tetapi ajang membangun karakter, mempererat persahabatan, dan melahirkan atlet berbakat. Menanglah dengan rendah hati dan terimalah kekalahan dengan lapang dada. Kami ingin anak-anak Bengkulu tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan memiliki jiwa bela negara,” ungkap Alex.

Sementara itu, Ketua JPL Zona Bengkulu, Herdadi Winanda, menjelaskan perjalanan kompetisi yang akan dilalui oleh para peserta. Turnamen ini diikuti oleh sekolah sepak bola (SSB) perwakilan dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, mulai dari Kaur, Bengkulu Selatan, Seluma, Rejang Lebong, hingga Kota Bengkulu.

“Juara pertama dari ajang ini nantinya akan menjadi wakil daerah Bengkulu untuk bertanding di tingkat nasional di Semarang. Jika berhasil menjadi juara di tingkat nasional, mereka akan berangkat mewakili Indonesia pada ajang internasional di Tiongkok yang seluruh akomodasinya ditanggung panitia pusat,” jelas Herdadi.

Namun, Herdadi juga menyampaikan tantangan yang dihadapi terkait fasilitas dan dukungan bagi para atlet muda daerah. Ia berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah maupun para pemangku kepentingan (stakeholder) untuk mendukung keberangkatan tim wakil Bengkulu menuju fase nasional di Semarang.

“Hampir seluruh desa di Bengkulu memiliki lapangan bola, tetapi sangat jarang ada anak Bengkulu yang bisa menembus skuad Tim Nasional. Ini menjadi PR kita bersama. Kami mohon dukungan penuh dari pemerintah dan seluruh pihak agar impian anak-anak kita memakai jersey Garuda di dada dan membanggakan daerah dapat terwujud,” tutupnya.

Melalui gelora semangat para pemain muda dan dukungan seluruh pihak, Festival Sepak Bola Piala Bela Negara ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial yang siap mengharumkan nama Bengkulu di pentas nasional maupun internasional.