
PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Rem blong bukan sekadar risiko, tetapi ancaman nyata yang bisa terjadi kapan saja jika sistem pengereman tidak dirawat dengan baik. Salah satu penyebab utamanya adalah minyak rem yang sudah tidak layak pakai, namun sering diabaikan oleh pengendara.
Melalui akun Instagram resmi @hondabengkulu pada Rabu (1/7/2026), Astra Motor Bengkulu mengingatkan masyarakat untuk segera melakukan pengecekan kondisi rem, khususnya minyak rem, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
Tanda-tanda minyak rem wajib diganti antara lain warna yang berubah keruh, volume berkurang, tuas rem terasa lebih dalam, hingga performa pengereman yang tidak lagi pakem. Jika terus digunakan, kondisi ini dapat menyebabkan rem ngempos, meningkatkan risiko vapor lock, hingga merusak komponen penting seperti seal master rem dan kaliper.
Namun yang paling penting, Astra Motor Bengkulu menegaskan bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah kejadian.
Untuk itu, masyarakat diimbau tidak menunda dan segera melakukan servis di bengkel resmi AHASS (Astra Honda Authorized Service Station). Di AHASS, setiap motor Honda ditangani oleh teknisi profesional dengan standar resmi, menggunakan peralatan khusus dan suku cadang asli, sehingga sistem pengereman dipastikan kembali optimal dan aman.
Servis di AHASS bukan hanya sekadar perawatan, tetapi investasi keselamatan. Pemeriksaan menyeluruh, penggantian minyak rem sesuai standar, serta pengecekan komponen penting dilakukan secara detail untuk memastikan motor tetap dalam kondisi prima.
Astra Motor Bengkulu juga mengingatkan bahwa penggantian minyak rem sebaiknya dilakukan secara berkala, maksimal setiap dua tahun sekali, agar performa pengereman tetap terjaga.