
PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Komitmen membangun budaya berkendara aman terus diperkuat Astra Motor Bengkulu melalui kegiatan edukasi Safety Riding bagi karyawan Astra Motor Sales Office Padang Jati. Sebanyak 28 peserta mengikuti pelatihan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran keselamatan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bengkulu, Selvi Damayanti, menyampaikan bahwa edukasi ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan pola pikir pengendara yang bertanggung jawab. Menurutnya, banyak kecelakaan terjadi bukan semata karena faktor kendaraan, melainkan karena kelalaian dan rendahnya kesadaran pengendara terhadap risiko di jalan.
“Keselamatan berkendara harus dimulai dari diri sendiri. Pemahaman teknik saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan sikap disiplin dan kesadaran akan potensi bahaya di jalan,” ujar Selvi.
Ia menegaskan, penggunaan perlengkapan keselamatan menjadi hal mendasar yang tidak boleh diabaikan. Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu disebut sebagai perlindungan utama bagi pengendara.
“Perlengkapan berkendara bukan sekadar formalitas. Ini adalah investasi keselamatan. Ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, perlengkapan tersebut dapat meminimalkan dampak cedera,” katanya.
Selvi juga mengingatkan pentingnya melakukan pengecekan kendaraan sebelum digunakan. Mulai dari kondisi ban, rem, hingga lampu harus dipastikan dalam keadaan optimal guna menghindari risiko kecelakaan.
“Seringkali hal-hal kecil seperti tekanan ban atau kondisi rem diabaikan. Padahal, itu sangat menentukan keselamatan saat berkendara,” tambahnya.
Dalam sesi edukasi, peserta juga diajak memahami pentingnya menjaga konsentrasi selama berkendara serta menghindari kebiasaan berisiko, seperti menggunakan ponsel saat mengemudi.
“Fokus adalah kunci utama. Gangguan sekecil apa pun bisa berakibat fatal jika terjadi di jalan raya,” tegas Selvi.
Ia berharap para peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi contoh di lingkungan kerja maupun masyarakat.
“Kami ingin para peserta menjadi pelopor keselamatan berkendara. Mulai dari diri sendiri, kemudian menularkan kepada orang di sekitarnya,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menghadirkan edukasi berkelanjutan guna menciptakan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
“Edukasi seperti ini akan terus kami lakukan secara konsisten. Harapannya, angka kecelakaan bisa ditekan dan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan semakin meningkat,” tutup Selvi.