Aksi gotong royong ini dipusatkan di area depan Hotel Pasir Putih mulai pukul 08.00 WIB. Selain personel Satpol PP dan Dinas Pariwisata, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga mengerahkan sedikitnya 20 personel lengkap dengan peralatan seperti linggis dan palu untuk mempercepat proses evakuasi material.
Asisten I Setda Kota Bengkulu Alex Periansyah menyampaikan bahwa aksi ini merupakan tindak lanjut dari langkah penataan yang telah dilakukan sebelumnya.
“Kemarin kita sudah melakukan penataan dan pembongkaran. Hari ini kita kembali turun untuk memastikan sisa-sisa material hasil penertiban tersebut diangkut dan dibersihkan agar kawasan ini kembali rapi,” ujar Alex.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin menekankan, dalam proses pembersihan ini, petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada para pemilik bangunan yang terdampak.
“Kita tetap tanyakan kepada pemilik, apakah mereka ingin dibantu untuk pengangkutan puingnya atau tidak. Jika mereka ingin material tersebut diantar ke suatu tempat, kita siapkan mobil (truk DLH) untuk mengangkutnya. Namun, jika mereka ingin mengambil kembali sisa material tersebut untuk digunakan lagi, kami persilakan,” jelas Nina.
Dalam aksi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu juga telah menyiagakan armada truk pengangkut sampah untuk membawa puing-puing yang tidak lagi digunakan oleh warga.
Sinergi antar seluruh pihak hingga perangkat Kecamatan dan para Lurah setempat diharapkan mampu mengembalikan estetika kawasan Pantai Panjang sebagai ikon wisata unggulan di Kota Bengkulu. (**)
