Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Aki Motormu Mulai Lemah? Ini Alarm Bahaya yang Tak Boleh Diabaikan

PedomanBengkulu.com, Bengkulu - Pengguna sepeda motor Honda diingatkan untuk tidak bersikap abai terhadap kondisi aki. Kebiasaan menunda pengecekan hingga motor sulit dinyalakan dinilai sebagai kesalahan fatal yang berpotensi berujung mogok di jalan.

Kepala Bagian Spare Part Astra Motor Bengkulu, Moh. Darunnadwah Aulia, menegaskan bahwa aki bukan sekadar komponen pelengkap, melainkan sumber utama kelistrikan motor. “Kalau aki mulai lemah dan dibiarkan, dampaknya langsung terasa. Bukan hanya starter, tapi seluruh sistem kelistrikan bisa terganggu,” ujarnya.

Ia menyebut, usia normal aki hanya berkisar 1,5 hingga 2 tahun. Namun, banyak pengguna Honda yang tidak menyadari penurunan performa sejak awal karena minimnya perhatian terhadap tanda-tanda yang muncul.

Padahal, gejala aki soak sangat jelas dan mudah dikenali: starter mulai berat, lampu redup, klakson melemah, hingga panel speedometer yang mati mendadak. “Ini bukan tanda biasa. Ini alarm bahwa aki Anda sudah di ujung masa pakai,” kata Darunnadwah.

Lebih jauh, ia mengungkapkan tiga penyebab utama aki cepat rusak, yakni motor jarang digunakan, pemasangan aksesori kelistrikan yang berlebihan, serta adanya gangguan sistem kelistrikan yang tidak ditangani secara tepat.


Karena itu, pengguna Honda dituntut lebih disiplin dalam merawat kendaraan. Memanaskan motor secara rutin, melakukan servis berkala, serta menggunakan fitur kelistrikan sesuai kebutuhan menjadi langkah dasar yang tidak boleh diabaikan.

Namun yang paling penting, Darunnadwah menegaskan bahwa perawatan dan penggantian aki tidak boleh dilakukan sembarangan. Seluruh pengguna sepeda motor Honda diwajibkan melakukan pengecekan di bengkel resmi AHASS.

“Jangan ambil risiko dengan penanganan yang tidak standar. Di AHASS, pengecekan dilakukan menyeluruh oleh teknisi terlatih dengan peralatan sesuai standar Honda. Ini yang menjamin motor tetap aman dan optimal,” tegasnya.

Ia menambahkan, kesalahan penanganan aki tidak hanya membuat usia pakai semakin pendek, tetapi juga berpotensi merusak komponen lain yang biayanya jauh lebih besar.