PedomanBengkulu.com, Seluma - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan analisis BMKG, kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), anomali suhu muka laut yang hangat, serta sirkulasi siklonik.
Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang dapat memicu hujan sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang.
Merespons hal tersebut, BPBD mengambil langkah proaktif dengan memperkuat sosialisasi, terutama di wilayah rawan bencana seperti longsor, banjir lokal, dan pohon tumbang.
"Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat, terutama yang tinggal di sekitar aliran Sungai Talo, Sungai Seluma, dan Sungai Nelas," ujar Kepala Pelaksana BPBD Seluma, Arben Muktiar, Rabu (8/4/2026).
Arben menambahkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Personel dan peralatan juga sudah disiapkan untuk bertindak cepat jika terjadi keadaan darurat.
"BPBD Seluma telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi dan meningkatkan koordinasi lintas sektor. Kami juga mengingatkan warga agar segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat agar bisa ditangani dengan cepat," tambahnya.
Selain wilayah aliran sungai, pihaknya juga menekankan pentingnya kehati-hatian bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir pantai, mengingat potensi angin kencang dan gelombang tinggi yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
Masyarakat diimbau untuk rutin memantau informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG maupun media lokal agar selalu mendapatkan informasi akurat dan terkini guna mengantisipasi kemungkinan terburuk.
Penulis: Rahmat

