Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Hj. Dewi Coryati Tekankan Penguatan Empat Pilar Kebangsaan kepada Pekerja Franchise di Bengkulu

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Anggota DPR RI Komisi X, Hj. Dewi Coryati, M.Si, menegaskan pentingnya pemahaman dan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk para pekerja franchise, sebagai bagian dari penguatan karakter kebangsaan di tengah dinamika dunia kerja dan globalisasi.

Hal tersebut disampaikan Dewi Coryati dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diikuti oleh para pekerja franchise dari berbagai bidang usaha di Provinsi Bengkulu.

Menurut Dewi Coryati, pekerja franchise merupakan bagian penting dari roda perekonomian nasional yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi landasan dalam bersikap, bekerja, dan melayani.

“Pekerja franchise tidak hanya dituntut profesional dan produktif, tetapi juga harus memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Empat Pilar Kebangsaan menjadi pedoman agar aktivitas ekonomi tetap selaras dengan nilai persatuan, toleransi, dan keadilan sosial,” ujar Dewi Coryati.

Ia juga menekankan bahwa di era modern dan kompetitif saat ini, tantangan yang dihadapi pekerja tidak hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga ketahanan ideologi dan moral. Pemahaman Empat Pilar diharapkan mampu membentengi pekerja dari pengaruh negatif yang dapat merusak persatuan bangsa.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan diskusi, di mana para peserta menyampaikan pandangan serta pengalaman mereka di dunia kerja. Dewi Coryati mengapresiasi antusiasme peserta yang menunjukkan komitmen untuk menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam lingkungan kerja masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Dewi Coryati berharap pekerja franchise di Bengkulu dapat menjadi agen penguatan nilai kebangsaan, tidak hanya di tempat kerja tetapi juga di tengah masyarakat.

“Pengamalan Empat Pilar Kebangsaan harus dimulai dari lingkungan terdekat. Jika pekerja memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat, maka stabilitas sosial dan ekonomi bangsa akan semakin kokoh,” pungkasnya.