Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

DLH Rancang Sampah Bisa Bernilai Ekonomis

PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu - Persoalan sampah di Kota Bengkulu diketahui menjadi prioritas utama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota ...


PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu - Persoalan sampah di Kota Bengkulu diketahui menjadi prioritas utama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, oleh sebab itu, saat rapat koordinasi, Kepala DLH Kota Bengkulu Medy Pebriansyah menyampaikan, DLH akan beli tanah masyarakat, menggunakan APBD serta sarana prasarana olah sampah menggunakan APBN.

"Lahan yang ada akan diperluas. Berdasarkan pendataan di lapangan, ada 4,5 hektar tanah di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan akan dilakukan pembelian dengan anggaran Rp 4,5 miliar sampai Rp 5 miliar," kata Medy. Rabu (13/10/2021).

Medy mengungkapkan, tim yang dibentuk mulai membuat rencana pembelian lahan meliputi data umum luasan, status kepemilikan, surat menyurat dan NJOP. Awal tahun 2022, merupakan target selesai dokumen perencanaan, melalui anggaran di APBD perubahan kemudian pembagunan sarana prasarana TPA dan alat olah menggunakan bantuan dari dana APBN. 

Medy menambahkan, lahan 4,5 hektar bukan untuk tempat tumpuk sampah, Lahan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pemilihan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST).

"Sampah datang, dipilah, dan diolah kemudian dijual kembali, adapun yang tidak bisa dijual dapat menjadi kompos dan biogas,  kemudian sisa resin bisa dimanfaatkan menjadi breket. Jadi tidak ada sampah yang terbuang percuma sehingga tidak ada penumpukan sampah dan disini juga ada nilai ekonomisnya," jelas Medi.

Realisasi program ini juga berkaitan dengan Adipura, karena saat penilaian terkendala pada TPA yang masih opendamping, sementara syarat wajib Adipura harus Seniterinpil atau harus ada pengolahan.

"Pada zaman Covid 2021 ini, tidak ada penilaian Adipura secara nasional, karena fokus kepada penanganan Covid-19. Apabila Adipura ini berlanjut, formatnya akan ada penyesuaian, kita lihat saja mudah-mudahan kita bisa kembali berpartisipasi dan meraihnya," demikian Medy. (AM)