Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Derita Gizi Buruk, Bayi 5 Bulan di Kepahiang Butuh Bantuan

16106043_1567097969973098_4188176966797375424_n 15941234_1567097946639767_5606031380723980648_nKEPAHIANG, PB - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Demikian perasan pilu yang dirasakan keluarga Kasdianto (26) dan Elmiyanti (23) ketika melihat buah hatinya yang masih terkulai lemah diatas tempat tidur. Keluarga yang berlatar belakang kurang mampu ini tidak dapat membawa sang bayi ke Rumah Sakit untuk berobat karena terkendala biaya.

Buah hati yang bernama Ayra Zelka ini baru berusia 5 (lima) bulan, tepatnya lahir pada tanggal 15 September 2016 di Desa Tanjung Alam, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang. Namun berdasarkan hasil diagnosa sang bayi mengalami gizi buruk. Berat badannya hanya mencapai 4 Kilogram atau turun dari berat badan saat lahir 4,5 Kilogram.

Saat ini sang bayi perempuan tersebut belum mendapat perhatian dan bantuan dari pihak pemerintah. "Sekarang masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah, namun untuk biaya kesulitan karena BPJS sulit diurus sama pihak keluarga pak," tulis Jonni Nainggolan melalui pesan facebook kepada redaksi Pedomanbengkulu.com, yang meminta agar informasi tentang bayi ini diketahui publik.

Menurut Jonni, saat ini pihak keluarga membutuhkan uluran tangan dan perhatian dari pemerintah setempat untuk segera membantu biaya pengobatan sang bayi.  "Mau ke Rumah Sakit belum ada biaya. BPJS belum bisa keluar karena harus menunggu 2 minggu dulu Pak, takut nanti kondisi fisik bayi makin drop karena selama 2 minggu mesti nunggu karena belum ditangani," ungkapnya, Senin (16/11).

Bagi masyarakat yang dermawan dan peduli, maka bantuan tersebut dapat disalurkan langsung kepada pihak keluarga sesuai dengan alamat yang tertera, Desa Tanjung Alam, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang.

Untuk diketahui, gizi buruk atau disebut sebagai Malnutrisi Energi Protein (MEP) adalah kondisi tubuh terparah yang mengalami kekurangan gizi dalam kurun waktu yang lama. Hal ini umumnya terjadi pada anak-anak yang umumnya disebabkan oleh kurangnya asupan makanan bergizi seimbang, di samping itu bisa juga disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu yang menyebabkan terganggunya proses pencernaan makanan ataupun terganggunya penyerapan zat gizi penting yang diperlukan oleh tubuh. (Yn)