Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Pelaksanaan UN Terbuka Bagi Sekolah Tak Terakreditasi

butarBENGKULU, PB - Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) dapat dilakukan oleh setiap sekolah meskipun belum memiliki standar akreditasi (Baca: Akreditas Sekolah Diusulkan Kembali). Hal tersebut disampaikan  Sekretaris Panitian UN Kota Bengkulu R. Butar Butar, Senin (21/3/2016).

Ditemui di Aula Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Butar menjelaskan setiap sekolah atau program keahlian yang belum di akreditasi namun jumlah siswanya memenuhi syarat bisa menyelenggarakan UN sendiri. Hal tersebut tersebut bergantung pada kebijakan Dinas Pendidikan Kota Bengkulu.

"Ini himbauan kepada Kepala Sekolah, jika sekolah mampu menyelenggarakan ujian sekolah maka mereka harus memberikan surat pernyataan ke Dinas Pendidikan, agar dinas bersangkutan mengeluarkan izin penyelenggaraan UN," ungkapnya saat acara Desiminasi Ujian Kompetensi (UK) Guru.

Diharapkan UN yang berlansung pada tanggal 4 April 2016 mendatang dapat bejalan lancar. Saat ini lanjutnya, telah ada Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menyampaikan kesanggupannya melaksanakan UN sendiri meskipun dengan jumlah kurang dari 20 siswa per kelasnya.

"Sudah ada 3 SMA memberikan surat pernyataan sanggup melaksanakan UN, sekolah tersebut adalah Hidayatullah, SMA Idata dan Madrasah Aliyah (MA) Ja Alhaq, maka mereka bisa ujian sendiri," ungkap Butar.

Sementara itu, untuk sekolah yang program keahliannya belum terakreditasi seperti SMK 19 dan SMK 21 Kota Bengkulu, mereka bergabung dengan SMK Swasta 3 Kota Bengkulu.

Untuk Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) Di tempatkan di SMA Negeri 5 Kota Bengkulu dan SMK Negeri 2 Kota Bengkulu. Baca juga: Bengkulu Siap Gelar Ujian Nasional Berbasis Komputer

"Sebelumnya LJUN ditempatkan di SMA Negeri 2 tetapi karena menjadi tempat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maka dialihkan ke SMA Negeri 5," terangnya.

Sebelumnya, Panitia Pelaksaan Ujian Nasional Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, Budianta mengatakan sebanyak 15 sekolah tingkat SMP dan SMA telah bersiap untuk melaksanakan ujian nasional secara online atau dengan sistem ujian nasional berbasis komputer (UNBK). [Zefpron Saputra]

100_8649 ujian nasional, guru