Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Menyongsong 297 Tahun Kota Bengkulu

IMG_8181BENGKULU, PB - Tanggal 17 Maret 2016, Kota Bengkulu menginjak usia yang ke 297 tahun. Di umurnya yang nyaris tiga abad tersebut, meski belum berkilau, sejumlah perubahan mulai tampak. Banyak jalan telah dimuluskan, banyak rakyat yang telah berwirausaha dan menikmati layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bengkulu.

Baca juga : Bangsal Kelas III Ber-AC RSUD Kota Diresmikan

Tiga tahun memimpin, Wali Kota Helmi Hasan dan Patriana Sosialinda (Helmi-Linda) terus menunjukkan kekompakkan. Keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu untuk membangun terpaksa membuat keduanya harus 'berpuasa' menerima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru.

Baca juga : 14 Catatan APBD Kota Bengkulu 2016

"Ini tidak terlepas dari kekompakkan yang ditunjukkan honorer, PNS, TNI-Polri, media massa, LSM, para petani, nelayan, pemuda, ibu-ibu, para ustad, imam masjid. Ketika kita terus bergandengan tangan, semua rintangan pasti mampu kita hadapi, semua mimpi pasti mampu kita wujudkan," kata Helmi, baru-baru ini.

Anggaran pembangunan infrastruktur di Kota Bengkulu sejak tahun 2013 selalu meningkat secara konsisten. Mula-mula menjabat hanya kisaran Rp 78 miliar. Tahun 2014 naik jadi Rp 123 miliar. Tahun 2015 naik lagi Rp 150 miliar. Namun pada tahun 2016 ini, anggaran itu menjadi menjadi Rp 250 miliar lebih.

"Infrastruktur ini memang menjadi janji politik saya yang utama. Tapi menyelesaikan persoalan yang terjadi berpuluh-puluh tahun tidak bisa diselesaikan dalam satu hari. InsyaAllah dalam lima tahun ini semua akan kita selesaikan, apakah itu jalan, drainase maupun trotoar," ungkap Helmi.

Tak hanya menuntaskan persoalan infrastruktur, Helmi-Linda juga berkomitmen untuk memberikan kesejahteraan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang selama ini telah mengabdi kepada Pemerintah Kota Bengkulu. Tahun 2016 ini, upah bagi honorer telah meningkat dari yang biasanya Rp 750 ribu per bulan menjadi Rp 1,2 juta per bulan.

"Tapi perhitungannya juga harus cermat. Kalau peningkatan itu bombastis APBD kita belum cukup. Misal Dana Bergulir Satu Miliar Satu Kelurahan. Ketika ia belum dikucurkan karena adanya nasehat hukum maka anggarannya bisa kita gunakan untuk peningkatan kesejahteraan pegawai," ucapnya.

Data terhimpun, sejak tahun 2014 atau tepatnya satu tahun setelah menjabat, Helmi-Linda ditetapkan sebagai tersangka dana bantuan sosial yang menguras energi. Namun pada akhir tahun 2015, Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu menyatakan keduanya bebas dari sangkaan tersebut.

"Ke depan kita akan menata pasar. Kita akan membagikan beras untuk rakyat miskin. Karena raskin saja tidak cukup. Seorang ketua RT harus membagikan raskin untuk empat orang yang seharusnya hanya untuk satu orang. Tahun ini kita terkendala verifikasi data. Tahun depan insyaAllah. Tidak besar. Tapi setidaknya pemerintah sedikit membantu kebutuhan pokok hidup rakyat," demikian Helmi.

Guna memeriahkan hari jadi Kota Bengkulu ke-297 tersebut, sejumlah kegiatan bakal dilaksanakan. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan HUT Kota Bengkulu tahun 2016 diprediksikan bakal lebih meriah karena mengandung unsur-unsur unik, penting dan menarik.

Kegiatan unik misalnya lomba Stand Up Comedy pada hari Senin, 14 Maret 2016 Pukul 08.00 WIB di Lapangan Merdeka View Tower. Kegiatan menarik misalnya Pagelaran Seni Budaya Bengkulu Tempo Dulu pada hari Sabtu, 12 Maret 2016 Pukul 14.00 WIB dari Simpang Lima sampai Tugu Pers Kampung Cina. Kegiatan penting misalnya Soft Opening RSUD Kota Bengkulu. Kamis, 17 Maret 2016 Pukul 10.00 WIB di Halaman RSUD Kota Bengkulu. [RN]