Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

RAPBD Kota 2016 Dinilai Belum Merakyat

IMG_1855BENGKULU, PB - Pengantar nota keuangan tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2016 dinilai belum sepenuhnya pro-rakyat. Hal ini terungkap dalam rapat paripurna yang dihelat di Sekretariat Dewan Kota Bengkulu, Kamis (26/11/2015).

Dalam pandangan Fraksi PAN yang disampaikan Mardiyanti, kekayaan daerah belum begitu banyak yang dirasakan langsung oleh rakyat sebagaimana semangat keadilan sosial.

Ketua Fraski PAN, Indra Sukma juga berharap agar eksekutif dan legilslatif dapat lebih kompak untuk mensukseskan program APBD untuk Rakyat selama limat tahun ini sesuai RPJMD.

"Masalah administratif memang wajib, mesti tertib administrasi. Tapi jangan sampai masalah admnistratif membuat dewan tidak konsisten untuk melaksanakan APBD untuk Rakyat," jelas Indra Sukma kepada Pedoman Bengkulu mengenai pandangan fraksinya.

Selain itu, Fraksi PAN berharap agar pemerintah memiliki inisiatif dalam penggalian sumber keuangan baru dengan cara peningkatan kinerja aparatur, serta penggalian sumber dana bagi pembangunan kedepan.

"Gali dana-dana dari pusat, dan beri sanksi pada SKPD yang retribusinya turun. Serta, mana saja objek pajak kita yang potensial yang didapat dioptimalkan harus ditingkatkan," sampainya.

Berbeda pandangan


Sementara Fraksi Partai Nasdem memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap RAPBD Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2016 dan empat Raperda yang diusulkan Pemerintah Kota. Dalam pandangan yang dibacakan oleh Ketua Fraksi Reni Heryanti, ditegaskan banyaknya belanja untuk pegawai harus berbanding lurus dengan peningkatan kinerja mereka.

Fraksi Partai Nasdem juga meminta agar pembangunan Kantor Wali Kota dilanjutkan, RSUD Kota Bengkulu ditingkatkan dan naik kelas menjadi rumah sakit tipe B. Fraksi Partai Nasdem juga meminta agar Dana Bergulir Samisake tidak dianggarkan dahulu sebelum regulasinya jelas.

Selanjutnya Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai PKS, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Hanura, Fraksi PPP dan Fraksi Bintang Perjuangan bersama-sama menyepakati dilanjutkannya pembahasan RAPBD 2016 dan empat Raperda yang diajukan Pemerintah Kota.

Sebelumnya disebutkan, RAPBD Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2016 dipatok sebesar Rp 1,138 triliun. Dana ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 123 miliar, dana perimbangan sebesar Rp 818 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 196 miliar. [Revolusionanda]