Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

8 Ruas Tol Trans Sumatera Telan Rp 44 Triliun



Zulkifli HasanJAKARTA, PB - PT Hutama Karya memperkirakan, total dana untuk membangun 8 ruas tol trans-Sumatera hingga 2020 mencapai Rp 44 triliun. Adapun empat proyek pertama, pihaknya ditugaskan membangun tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Pekanbaru-Kandis-Dumai, Medan-Binjai, dan Palembang-Indralaya.

Setelah itu, Perseroan mendapatkan penambahan penugasan empat ruas tol lagi. Keempat ruas tol tambahan itu adalah Terbanggi Besar-Pematang Panggang (100 km), Pematang Panggang-Kayu Agung (85 m), Palembang-Tanjung Api-Api (100 km), dan Kisaran-Tebing Tinggi (60 km).

"Total nanti delapan ruas, kebutuhan (investasi) sebesar  Rp 44 triliun untuk sampai 2020," Ujar Direktur Pengembangan PT Hutama Karya, Putut Ariwibowo, dalam siaran persnya, Minggu, (8/11/2015).

Kendati demikian, ia menyampaikan penugasan untuk pembangunan  tambahan empat ruas tol trans-Sumatera tersebut, masih menunggu peraturan presiden (perpres). Pasalnya, apabila  tambahan penugasan diperoleh,  perusahaan negara ini juga akan mengajukan dana penyertaan modal negara (PMN).

Sementara itu, adanya penundaan suntikan modal PMN 2016 untuk BUMN, termasuk Hutama Karya, mengakibatkan perusahaan hanya bisa menyelesaikan perjanjian pendanaan untuk dua ruas yakni Medan-Binjai dan Palembang-Indralaya (Palindra). Adapun pendanaan untuk ruas Bakauheni-Terbanggi Besar akan ditunda.

"Semula, dengan PMN yang tahun depan ini, kami akan bisa financial close untuk dua tol, yakni Palindra dan Bakauheni-Terbanggi Besar. Tapi dengan adanya berita penundaan PMN, maka yang bisa kami close ada-lah Palindra, dan sebelumnya sudah di Medan-Binjai," pungkasnya. [Graha Panitra]