PedomanBengkulu.com, Bengkulu - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Hidayah Kota Bengkulu menunjukkan tren kinerja dan kondisi keuangan yang positif pada tahun ini.
Hal ini disampaikan langsung oleh Plt Direktur Perumda Tirta Hidayah Medy Pebriansyah, dalam pemaparan laporan kerja dan pengarahan bersama Walikota Bengkulu.
Dalam laporkannya, Medy mengungkapkan bahwa hingga periode Agustus, cadangan uang di kas perusahaan dan bank telah mencapai Rp15,8 miliar.
Selain itu, Perumda Tirta Hidayah berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp4,48 miliar. Capaian ini menjadi angin segar mengingat pada tahun-tahun sebelumnya perusahaan sempat mencatatkan kerugian.
"Hasil ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mengalami kerugian," ujar Medy.
Peningkatan kinerja keuangan ini turut didorong oleh pertumbuhan jumlah pelanggan yang kini mencapai 42.672 pelanggan, atau tumbuh sebesar 17,4% sejak tahun 2022.
Efisiensi rasio pegawai terhadap pelanggan mencatatkan angka terbaik sejak 2022, yakni 4,83 pegawai per 1.000 pelanggan. Menurut Medy, pendorong utama dari efisiensi ini adalah keberhasilan dalam penghematan biaya belanja pegawai. Untuk menjaga keberlanjutan kinerja positif ini, pihaknya juga tengah bersiap menerapkan struktur organisasi baru sesuai Permendagri dan Perwal.
Menanggapi capaian tersebut, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengapresiasi kinerja jajaran Perumda Tirta Hidayah, namun tetap mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan rasa bangga seluruh pegawai.
"Kita harus membangun solid team dengan menyatukan visi, langkah, dan komunikasi antar jajaran. Seluruh karyawan harus bangga menjadi bagian dari Perumda Tirta Hidayah dan tidak mengeluhkan pada pekerjaan," tegas Walikota.
Dedy juga memberikan pesan khusus terkait rasa syukur serta pengelolaan keuangan pribadi bagi para karyawan agar dapat bekerja secara optimal tanpa terbeban masalah finansial.
"Selalu bersyukur atas pekerjaan dan rezeki yang diterima. Karyawan harus pandai mengelola keuangan pribadi secara bijak, hindari utang berlebihan seperti pinjaman bank, koperasi, atau pinjol, dan hiduplah sesuai kemampuan agar tetan hersemangat dalam hekeria " tambah Dedy.
