PedomanBengkulu.com, JAKARTA – PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), emiten perkebunan sawit milik grup Haji Isam, memastikan kegiatan operasi dan produksinya tetap berjalan normal, di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sebagian besar wilayah Kalimantan.
Direktur Utama PGUN, Jonet Budiarto, menyampaikan perseroan memang memiliki lahan konsesi dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS), di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Aset ini disebut menyumbang 100% dari total volume produksi minyak kelapa sawit dan inti sawit PGUN.
“Karhutla di sekitar area konsesi tidak menghentikan operasional perseroan. Kegiatan permanen dan pengelolaan di PKS tetap berjalan normal,” kata Jonet, dalam surat tanggapannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (15/10).
Jonet menambahkan bahwa seluruh hasil produksi minyak kelapa sawit PGUN, dialokasikan untuk kebutuhan FAME perusahaan afiliasinya, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). Menurut data IDNFinancials.com, JARR merupakan perusahaan yang dimiliki secara langsung oleh Haji Isam.
“Dampak finansial langsung akibat karhutla relatif terisolasi dan sangat immaterial terhadap keseluruhan pendapatan dan laba bersih perseroan,” imbuh Jonet.
Ia juga mengaku aset biologis dan pabrik milik PGUN juga terhindar dari kerusakan material, yang mengharuskan adanya pemutihan atau write-off aset. Selain itu, ia menjelaskan tidak ada penghentian pabrik di luar rencana akibat karhutla.
Sebagai langkah mitigasi terhadap karhutla, PGUN membentuk satgas karhutla selama musim kemarau, didukung regu patroli, pemadam, pemantauan satelit, dan patroli darat harian. Perseroan juga menyiapkan pompa air portabel, truk air, alat berat, menara pemantau, serta cadangan air untuk mendukung pemadaman.
Dalam menangani karhutla, satgas bentukan PGUN ditargetkan tiba di titik api maksimal 15-30 menit setelah laporan diterima, bergantung aksesibilitas lokasi. Perseroan juga menerapkan prosedur isolasi area, pelaporan berjenjang secara real-time, serta koordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, Dinas Kehutanan, dan Manggala Agni.
Sementara untuk pencegahan jangka panjang, PGUN menjaga tinggi muka air tanah dan kanal guna mempertahankan kelembapan lahan. Perseroan juga menerapkan kebijakan zero burning, serta mengedukasi masyarakat sekitar pabrik lewat sejumlah program.
Sumber: www.idnfinancials.com
