PedomanBengkulu.com, Lebong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) terus memperkuat pembangunan infrastruktur pertanian, dengan sinergikan dua program unggulan, yakni Optimasi Lahan (Oplah) dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier (PITER).
Kolaborasi strategis antara Pemkab Lebong dan Kementerian Pertanian RI ini bertujuan meningkatkan Indeks Pertanaman (IP), memacu produktivitas padi, serta mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Lebong.
Kepala Disperkan Lebong, Silvia Evawani Alissa SE M.Si menyebutkan, program Oplah dan PITER memang dirancang saling terintegrasi, untuk memastikan lahan pertanian berproduksi secara maksimal. Program Oplah lebih utama pada perbaikan fisik lahan yang belum optimal atau kurang produktif, penataan tata air, serta perluasan areal tanam.
"Program Oplah tahun ini disetujui untuk 13 Poktan. Seluruh anggarannya langsung ditransfer ke rekening masing-masing Poktan dengan total pagu Rp1,2 miliar. PPTK-nya juga langsung dari Kementerian," ungkap Silvia saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026) siang.
Sementara Program PITER, sambung Silvia, lebih fokus pada pembangunan, rehabilitasi, dan perawatan saluran irigasi, yang mengalirkan air langsung ke petak-petak sawah petani. Pemeliharaan infrastruktur irigasi tersier ini, menjadi kunci untuk menjamin distribusi air berjalan lancar dan menekan risiko gagal panen akibat kekeringan.
"Program PITER tahun ini sedang berjalan di 10 kelompok tani. Masing-masing kelompok mendapat alokasi anggaran sebesar Rp100 juta," bebernya.
Ditegaskan Silvia, melalui sinergi program Oplah dan PITER, Pemkab Lebong memastikan ketersediaan air dan kesiapan lahan berjalan beriringan. Optimalisasi lahan dan infrastruktur dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan volume produksi, efisiensi pengelolaan pertanian, sekaligus mendongkrak kesejahteraan para petani.
"Dengan kolaborasi dua program ini, diharapkan areal pertanian di Kabupaten Lebong semakin luas, terairi dengan baik, dan menghasilkan panen yang melimpah," pungkas Silvia.[spy]