PedomanBengkulu.com, Bengkulu - Sebanyak 150 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bengkulu siap memeriahkan dan meramaikan gelaran Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) yang akan berpusat di kawasan Belungguk Point.
Dalam menyukseskan gelaran tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu mendorong digitalisasi ekonomi secara masif guna mewujudkan ekosistem pembayaran non-tunai di wilayah tersebut.
Kawasan Belungguk Point sendiri kini telah ditetapkan sebagai kampung digital. Oleh karena itu, para pengunjung yang hadir diharapkan berbelanja dan bertransaksi menggunakan standardisasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Langkah ini dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu dengan menggandeng Bank Indonesia. Seluruh transaksi belanja di area UMKM selama kegiatan berlangsung akan diarahkan sepenuhnya menggunakan metode non-tuna.
Menariknya, untuk meningkatkan antusiasme warga sekaligus memberikan edukasi pembayaran digital, akan ada program belanja spesial senilai Rp1,- (1 rupiah).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu Nelawati menegaskan, momentum ini menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha lokal untuk naik kelas melalui pemanfaatan teknologi finansial.
"Kehadiran 150 UMKM ini menjadi bukti semangat pelaku usaha kita untuk bangkit dan bergerak maju. Melalui penetapan Belungguk Point sebagai kampung digital, kami ingin membiasakan masyarakat dan pedagang bertransaksi secara aman dan praktis menggunakan QRIS," ujar Nelawati saat memberikan keterangan pada Kamis (22/10/2026).
Nelawati menambahkan, kolaborasi bersama Bank Indonesia, termasuk menghadirkan promo belanja Rp1,-, diharapkan bisa menghapus kecanggungan masyarakat dalam menggunakan sistem pembayaran digital. Meskipun demikian, pembayaran dengan uang tunai tetap dilayani.
“Program belanja spesial satu rupiah ini adalah bentuk edukasi nyata yang menyenangkan bagi masyarakat. Kami berharap lewat Car Free Night dan Car Free Day ini, digitalisasi ekonomi di Kota Bengkulu tidak lagi menjadi hal yang asing, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup berbelanja sehari-hari,” pungkasnya.
