Tim gabungan dari Bagian Tata Pemerintahan, Dinas Perkimhub, Dinas Sosial, dan pemerintah kelurahan turun langsung memastikan batas lahan dan titik koordinat telah jelas dan siap diverifikasi.
Langkah cepat ini dilakukan untuk menyambut kedatangan tim Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang dijadwalkan meninjau langsung lokasi pada awal Oktober mendatang. Tim kementerian akan melihat kesiapan teknis lahan yang menjadi calon lokasi Sekolah Rakyat.
Lahan 10 hektare tersebut merupakan aset resmi milik Pemkab Seluma. Saat ini Pemkab juga mempercepat legalitas dengan mengurus sertifikasi lahan melalui Kantor ATR/BPN Kabupaten Seluma, sehingga status lahan semakin kuat dan pembangunan bisa segera berjalan.
Percepatan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi positif Pemkab Seluma dengan Kementerian PU wilayah Bengkulu pada Senin (29/9) lalu. Sinyal dukungan dari pemerintah pusat tersebut langsung ditindaklanjuti dengan persiapan matang di lapangan.
Kepala Dinas Sosial Seluma Zuraini, S.P., M.Si. melalui Kabid Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan Sosial Depi Pitriani menegaskan, Sekolah Rakyat akan menjadi harapan baru bagi pendidikan di Seluma.
"Kehadiran Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka akses yang lebih luas bagi warga kurang mampu di Kabupaten Seluma. Ini adalah investasi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan," ujar Depi.
Dengan telah terpasangnya patok batas, Pemkab Seluma menunjukkan keseriusan dan kesiapan fisik di lapangan. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi lintas OPD agar proses verifikasi oleh Kementerian PU berjalan lancar dan pembangunan Sekolah Rakyat di Seluma dapat segera terwujud.
(Penulis: Rahmat)