Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Ketua GPPB Tegaskan Para Jukir Tidak Ikut Demo 10 September

 

PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Rabu (9/9/2026), Ketua Gerakan Peduli Perparkiran Bengkulu (GPPB) sekaligus aktivis lokal, Vikram Alrio, secara tegas menyatakan sikap bahwa kelompoknya dan para juru parkir di bawah barisannya tidak akan terlibat dalam aksi unjuk rasa yang direncanakan berlangsung pada Kamis, 10 September 2026.

Rencana aksi tersebut dijadwalkan menyasar dua titik utama, yakni Kantor DPRD Kota Bengkulu dan Kantor Walikota Bengkulu.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi adanya eksploitasi atau penunggangan itu oleh oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan nama juru parkir demi kepentingan sepihak.

"Sikap tegas ini saya sampaikan, jangan ada juru parkir yang didomplengil oleh pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan membantu juru parkir," ujar Vikram Alrio dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (9/9).

Vikram mengingatkan bahwa para juru parkir Kota Madya Bengkulu sebelumnya telah melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran pada 4 Mei 2026 lalu. Hingga saat ini, seluruh poin tuntutan dan aspirasi yang disampaikan pada aksi tersebut sedang berada dalam proses pengkajian ulang secara mendalam oleh Pemerintah Kota dan DPRD Kota Bengkulu.

la sangat berharap para pekerja parkir dapat bersabar dan menghormati proses biokrasi serta dialog yang tengah berjalan, alih-alih turun ke jalan dalam aksi yang belum jelas arahnya.

Sebagai pimpinan organisasi, Vikram juga mengeluarkan instruksi langsung kepada seluruh pengurus dan anggota yang berada di dalam barisan GPPB Kota Bengkulu. Ia meminta seluruh rekan-rekan seprofesi untuk mengindahkan dan mematuhi keputusan organisasi ini demi menjaga kondusivitas kota.

"Saya juga sebagai Ketua GPPB Kota Bengkulu menghimbau rekan-rekan yang berada di barisan saya agar mengindahkan apa yang saya lontarkan," tegasnya.

Mengakhiri pernyataannya, Vikram menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama seluruh pihak dan berharap agar sinergi antara regulasi dari Walikota, DPRD Kota, serta Bapenda Kota Bengkulu dapat melahirkan kebijakan terbaik yang berpihak pada kesejahteraan para juru parkir.