Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Ketika Pemerintah Hadir Disaat Duka, 19 Rumah Korban Kebakaran Pengantungan Kembali Dibangun

 

PedomanBengkulu.com, Bengkulu-  Musibah kebakaran yang sempat melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Kelurahan Pengantungan beberapa waktu lalu meninggalkan duka mendalam bagi warga terdampak.

Namun, di tengah puing-puing sisa reruntuhan, tumpuan harapan kini mulai berdiri. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bergerak cepat menyatukan langkah untuk merenovasi 19 unit rumah warga yang hangus dilahap si jago merah.

Melalui kerja sama ini, disepakati skema pembiayaan bersama dengan alokasi bantuan maksimal sebesar Rp40 juta untuk setiap rumah terdampak. Langkah ini diambil agar warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera bangkit dan memulihkan kehidupan mereka pasca-krisis.

Dalam pembagian porsi anggarannya, Pemprov Bengkulu berkomitmen menanggung beban terbesar yaitu 60 persen dari total biaya perbaikan. Sementara itu, Pemkot Bengkulu menyuplai sisa 40 persen guna memenuhi kebutuhan dana operasional serta pengerjaan teknis di lapangan.

Momen peletakan batu pertama perbaikan rumah warga ini berlangsung secara khidmat dan penuh rasa kebersamaan, Kamis sore (24/9/26). Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran perwakilan unsur Forkopimda Kota dan Provinsi Bengkulu, pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota dan Provinsi, serta jajaran pejabat Pemkot dan Pemprov Bengkulu terkait.

Dalam sambutannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengungkapkan, bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan mendasar warga saat ini, yaitu berupa material bangunan agar proses rekonstruksi tempat tinggal dapat langsung berjalan.

“Beberapa waktu yang lalu kita diuji oleh Allah SWT, rumah warga di Pengantungan ini kurang lebih ada 19 unit terbakar. Dan kejadian itu tentu membuat keluarga kita tidak memiliki tempat tinggal. Lalu Pak Gubernur menyampaikan kepada saya, karena warga ini perlu kita bantu, maka kita berkolaborasi. Pak Gubernur minta Baznas Kota dan Provinsi untuk bagaimana duduk bersama, alhamdulillah hari ini kita sudah buktikan sinergitas, kolaborasi, sehingga rumah warga ini kita bangun kembali, kita bantu dalam bentuk material,” ucap Walikota.

Tak hanya sekadar memberikan stimulan dalam bentuk bantuan material, Dedy juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat gotong royong antarwarga serta mengetuk hati para dermawan untuk saling menopang di masa-masa sulit ini.

"Memang kalau bicara cukup tidak cukup, itulah perlunya kebersamaan. Dan juga kalau ada dermawan, ada orang baik pengen bantu, kita juga membuka dengan tangan terbuka. Sedang dibangun ini, kalau ada orang-orang baik, para dermawan ingin bantu, kami juga dengan tangan terbuka silakan datang ke sini atau hubungi Bu Lurah, bantu warga kita ini," jelasnya.

Sementara itu, hadir mewakili Gubernur Bengkulu, Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu Khairil Anwar menegaskan bahwa realisasi dana Rp40 juta per unit rumah ini merupakan penunaian janji pemerintah daerah yang disampaikan sesaat setelah musibah terjadi.

"Hari ini adalah merupakan salah satu terwujudnya dari janji yang beliau pernah sampaikan pada saat baru saja terjadi musibah kebakaran. Dan saat itu beliau juga sudah sampaikan bahwa insya allah pemerintah melalui Baznas akan membantu. Akhirnya kemarin kita memutuskan untuk setiap warga yang rumah pribadinya habis, kita bantu Rp40 juta dalam bentuk material. Termasuk nanti dari Rp40 juta itu ada juga nanti untuk konsumsinya untuk para pekerja, kan tidak mungkin yang ikut gotong royong ini bawa bekal masing-masing dari rumah," jelas Khairil.

Khairil merincikan, untuk rumah pribadi warga yang ludes terbakar akan dibangunkan hunian tipe 36. Sedangkan bagi pemilik hunian bedeng, pemerintah memfasilitasi pembangunan kembali dengan hunian tipe 21.

Pemerintah optimistis bahwa keterlibatan lintas sektor mulai dari Pemprov, Pemkot, Baznas, unsur TNI/Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas, hingga partisipasi swadaya masyarakat dapat mengakselerasi pemulihan kawasan pemukiman Kelurahan Pengantungan sehingga warga bisa kembali mendiami rumah yang layak dan aman.