PedomanBengkulu.com, Lebong - Usai resmi dilantik Bupati Lebong H Azhari SH sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong yang definitif, Dr. H. Syarifudin, S.Sos., M.Si., menyampaikan pernyataan sekaligus deklarasi terbuka kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lebong terkait pengangkatannya. Ia menegaskan pelantikan sebagai Sekda Lebong yang diembannya murni karena amanah, tanpa ada unsur pungutan atau mahar.
Dengan pernyataan tersebut, Sekda Lebong Dr H Syarifudin S.Sos M.Si ingin membangun komitmen bersama agar birokrasi di Pemerintahan Kabupaten Lebong daerah ini berjalan bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik, bukan transaksi jabatan, serta fokus pada pelayanan masyarakat.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lebong. Alhamdulillah, saya sudah dilantik menjadi pejabat definitif. Termasuk juga terima kasih kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur beserta seluruh jajaran yang telah mendukung proses seleksi hingga hari ini sampai puncaknya," sampai Syarifudin usai pelantikan, Kamis (27/08/2026).
Secara tegas dan terbuka, Syarifudin menyampaikan ikrar kepada segenap masyarakat Lebong, bahwa pelantikan dirinya sebagai Sekda Lebong tidak ada transaksi atau pun mahar, akan tetapi memang murni berdasarkan hasil Selter JPTP dan Surat Keputusan Bupati Lebong H Azhari SH MH.
"Saya mendeklarasikan kepada seluruh masyarakat Lebong, demi Allah dan demi Rasul, saya dilantik sebagai Sekda ini tidak menggunakan mahar. Jangankan miliaran, ratusan juta, satu rupiah pun saya tidak membayar. Ini murni karena amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Bupati, Wakil Bupati beserta seluruh jajaran, serta restu dari Bapak Gubernur H. Helmi Hasan dan Bapak H. Mian untuk saya mengabdi di Kabupaten Lebong," tegas Syarifudin.
Selain pernyataan terkait transparansi pengangkatan, Syarifudin juga memaparkan langkah awal dan prioritas tugas yang akan segera diselesaikan. Ia menyebut penyelesaian penataan jabatan dan manajemen talenta ASN menjadi prioritas utama.
"Terkait penyelesaian hasil manajemen talenta dan pengisian eselon II, untuk 4 OPD saat ini sudah berjalan dan tinggal menunggu SK dari Dirjen Dukcapil. Tiga diantaranya sudah siap, namun karena Bapak Bupati menginginkan pelantikan serentak, maka akan diproses secara bersamaan, termasuk pengisian Kepala Dinas Dukcapil," jelasnya.
Sementara itu, terkait 33 calon pejabat yang telah masuk dalam kategori manajemen talenta, proses wawancara dan penyusunan makalah rencana kerja, akan segera dilanjutkan guna mempercepat pengisian jabatan-jabatan yang masih kosong.
"Kami berharap seluruh proses ini dapat segera diselesaikan secara bersama-sama. Dan sekali lagi saya ikrarkan: pelantikan maupun mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong tidak menggunakan mahar," pungkasnya.[spy]