PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus memperkuat komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat rentan. Hingga memasuki pertengahan tahun ini, tercatat sebanyak 18.142 warga Kota Bengkulu telah sukses menerima penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tri wulan kedua.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam merespon pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi harian bagi masyarakat ekonomi lemah. Pemerintah berharap stimulan ini dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga yang saat ini terus bergerak fluktuatif.
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Afriyenita menyampaikan, program ini berjalan optimal berkat pengawasan ketat serta koordinasi aktif hingga tingkat bawah. Penyerahan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan pesan kuat bahwa pemerintah tidak membiarkan warganya kesulitan.
"Penyaluran bantuan BPNT yang menyentuh angka 18.142 warga Kota Bengkulu ini merupakan wujud nyata kepedulian dan perhatian mendalam dari Pemerintah terhadap warganya. Kami di Dinas Sosial ingin memastikan tidak ada masyarakat rentan dan berhak yang luput atau terabaikan dari program-program perlindungan sosial milik pemerintah," ujar Afriyenita, Kamis (9/7/27).
la menambahkan, bagi warga yang masuk ke dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut, masing- masing berhak mengantongi bantuan rutin per triwulan. Jika penerima juga terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH), akumulasi bantuan yang mereka peroleh bisa lebih besar untuk menyokong sektor pendidikan serta kesehatan anak.
Hingga saat ini, sisa kuota penerima manfaat yang belum mencairkan dana masih dalam proses verifikasi berkelanjutan. Dinas Sosial Kota Bengkulu menegaskan bahwa mereka tidak akan mengendurkan pengawasan dan terus melakukan penelusuran data bersama jajaran aparatur kelurahan dan kecamatan.
Akurasi data kemiskinan menjadi prioritas utama instansi guna menghindari potensi salah sasaran atau tumpang tindih kepesertaan bantuan. Petugas pendamping di lapangan diinstruksikan untuk tetap bekerja secara profesional, objektif, dan teliti guna memvalidasi data berdasarkan kondisi riil masyarakat.
Dengan validitas data yang terus diperbarui secara berkala, Pemerintah Kota Bengkulu berharap skema jaringan pengaman sosial ini dapat berjalan maksimal. Tujuan akhirnya, bantuan pangan ini mampu menjadi jembatan stimulan bagi masyarakat rentan untuk perlahan menata ekonomi hingga nantinya bisa keluar dari garis kemiskinan secara mandiri.
Selain itu, diharapkan masyarakat untuk bijak menggunakan bansos yang diberikan pemerintah, seperti untuk kebutuhan sekolah dan hal positif lainnya.
Untuk diketahui, bansos akan otomatis dicoret atau dikecualikan (exclude) jika dalam satu Kartu Keluarga (KK) terdeteksi adanya anggota yang menjadi ASN/TNI/Polri, atau jika NIK Anda teridentifikasi aktif dalam aktivitas judi online (judol), pinjaman online (pinjol), dan paylater.
